Eks Tambang Disulap Jadi Lahan Agrobisnis, Hasilkan Omzet Rp 250 Juta Per Tiga Bulan

- Penulis Berita

Senin, 20 Mei 2024 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eks tambang pasir yang disulap menjafi lahan agrobisnis, mampu menghasilkan Rp250 Juta. (foto/www.lombokini.com)

Eks tambang pasir yang disulap menjafi lahan agrobisnis, mampu menghasilkan Rp250 Juta. (foto/www.lombokini.com)

LOMBOKINI.com – Sebuah lahan eks tambang pasir seluas 50 are di Dusun Rahayu Timur, Desa Kalijaga Timur, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur, kini bertransformasi menjadi lahan agrobisnis yang produktif.

Damian, seorang petani lokal, berhasil mengubah lahan tandus berpasir tersebut menjadi sumber pendapatan yang menghasilkan omzet Rp 250 juta per tiga bulan.

Sebelumnya, lahan tersebut hanyalah perbukitan kering yang tidak produktif. Damian mengambil inisiatif untuk melakukan penggalian dan rehabilitasi lahan agar bisa ditanami berbagai komoditas pertanian.

“Awalnya, lahan ini tidak ada apa-apanya, hanya pasir kering. Tapi saya lihat ada potensi, jadi saya coba gali dan olah,” kata Damian, kepada media ini, Senin 20 Mei 2024.

Baca Juga :  Final, PKB Rekom Pasangan Luthfi-Wahid di Pilkada Lombok Timur 2024

Tanaman pertama yang ditanam Damian adalah tomat dan cabai. Hasilnya luar biasa, dari tomat saja ia mampu meraup keuntungan sekitar Rp150 juta.

“Tomat saja kita dapat hasil penjualannya sekitar Rp150 juta, kalau cabai ratusan juta. Kita hitung bersihnya sekitar Rp150-an juta lah,” tuturnya.

Keberhasilan ini, menurut Damian, sebagian besar disebabkan oleh harga pasaran yang tinggi. Misalnya, harga tomat per kilogram baru-baru ini mencapai Rp20 ribu.

“Saya lihat-lihat sekeliling, rata-rata tanam tomat. Kemudian saya nanam saat orang lain tidak nanam, sehingga pas panen nemu harga tinggi,” ungkapnya.

Baca Juga :  KPU Lombok Timur Mantapkan Persiapan Coklit dan e-Coklit Melalui Bimtek

Melihat potensi ini, Damian berharap agar pemilik lahan eks tambang lainnya juga bisa memanfaatkan lahannya untuk pertanian.

“Saya harap, pemilik lokasi galian yang sudah tidak ditambang untuk dimanfaatkan sebagai lahan pertanian. Banyak manfaatnya,” harapnya.

Transformasi lahan eks tambang menjadi lahan produktif ini tidak hanya memberikan keuntungan finansial bagi Damian.

Akan tetapi juga memberikan contoh nyata bagaimana lahan tidak produktif bisa diubah menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan. ***

Berita Terkait

Pemda Lombok Timur dan DP3AKB Gelar Rakor Percepatan Penurunan Stunting
Tahun 2024, Pemda Hapus Denda Tunggakan Pajak PBB-P2
Penyuluhan dan Pemeriksaan Calon Pengantin di Lombok Timur untuk Kurangi Stunting
Dua OPD dengan Potensi PAD Tinggi Malah Terendah di Triwulan Kedua 2024
Truk Pengakut Alat Berat Jatuh ke Sungai Jembatan Cinta Desa Sajang Sembalun
Mobil APV Suzuki Matic Seruduk Pejalan Kaki dan Puluhan Motor Depan Bank BCA Cabang Pancor
Pilkada Lombok Timur 2024, RTGB Siap Perjuangkan Haerul Warisin Jadi Bupati
KPU Lombok Timur Mantapkan Persiapan Coklit dan e-Coklit Melalui Bimtek

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 14:37 WIB

Pemda Lombok Timur dan DP3AKB Gelar Rakor Percepatan Penurunan Stunting

Kamis, 13 Juni 2024 - 14:08 WIB

Tahun 2024, Pemda Hapus Denda Tunggakan Pajak PBB-P2

Kamis, 13 Juni 2024 - 08:12 WIB

Penyuluhan dan Pemeriksaan Calon Pengantin di Lombok Timur untuk Kurangi Stunting

Rabu, 12 Juni 2024 - 10:38 WIB

Dua OPD dengan Potensi PAD Tinggi Malah Terendah di Triwulan Kedua 2024

Selasa, 11 Juni 2024 - 21:37 WIB

Mobil APV Suzuki Matic Seruduk Pejalan Kaki dan Puluhan Motor Depan Bank BCA Cabang Pancor

Selasa, 11 Juni 2024 - 18:30 WIB

Pilkada Lombok Timur 2024, RTGB Siap Perjuangkan Haerul Warisin Jadi Bupati

Selasa, 11 Juni 2024 - 17:54 WIB

KPU Lombok Timur Mantapkan Persiapan Coklit dan e-Coklit Melalui Bimtek

Selasa, 4 Juni 2024 - 14:49 WIB

Final, PKB Rekom Pasangan Luthfi-Wahid di Pilkada Lombok Timur 2024

Berita Terbaru

Kepala Bidang PBB-P2 Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lombok Timur, Muhammad Tohri Habibi. ( foto: www.lombokini.com)

Lombok Timur

Tahun 2024, Pemda Hapus Denda Tunggakan Pajak PBB-P2

Kamis, 13 Jun 2024 - 14:08 WIB