Eks Tambang Disulap Jadi Lahan Agrobisnis, Hasilkan Omzet Rp 250 Juta Per Tiga Bulan

Senin, 20 Mei 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Eks tambang pasir yang disulap menjafi lahan agrobisnis, mampu menghasilkan Rp250 Juta. (foto/www.lombokini.com)

Eks tambang pasir yang disulap menjafi lahan agrobisnis, mampu menghasilkan Rp250 Juta. (foto/www.lombokini.com)

LOMBOKINI.com – Sebuah lahan eks tambang pasir seluas 50 are di Dusun Rahayu Timur, Desa Kalijaga Timur, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur, kini bertransformasi menjadi lahan agrobisnis yang produktif.

Damian, seorang petani lokal, berhasil mengubah lahan tandus berpasir tersebut menjadi sumber pendapatan yang menghasilkan omzet Rp 250 juta per tiga bulan.

Sebelumnya, lahan tersebut hanyalah perbukitan kering yang tidak produktif. Damian mengambil inisiatif untuk melakukan penggalian dan rehabilitasi lahan agar bisa ditanami berbagai komoditas pertanian.

“Awalnya, lahan ini tidak ada apa-apanya, hanya pasir kering. Tapi saya lihat ada potensi, jadi saya coba gali dan olah,” kata Damian, kepada media ini, Senin 20 Mei 2024.

Baca Juga :  Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Tanaman pertama yang ditanam Damian adalah tomat dan cabai. Hasilnya luar biasa, dari tomat saja ia mampu meraup keuntungan sekitar Rp150 juta.

“Tomat saja kita dapat hasil penjualannya sekitar Rp150 juta, kalau cabai ratusan juta. Kita hitung bersihnya sekitar Rp150-an juta lah,” tuturnya.

Keberhasilan ini, menurut Damian, sebagian besar disebabkan oleh harga pasaran yang tinggi. Misalnya, harga tomat per kilogram baru-baru ini mencapai Rp20 ribu.

“Saya lihat-lihat sekeliling, rata-rata tanam tomat. Kemudian saya nanam saat orang lain tidak nanam, sehingga pas panen nemu harga tinggi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Melihat potensi ini, Damian berharap agar pemilik lahan eks tambang lainnya juga bisa memanfaatkan lahannya untuk pertanian.

“Saya harap, pemilik lokasi galian yang sudah tidak ditambang untuk dimanfaatkan sebagai lahan pertanian. Banyak manfaatnya,” harapnya.

Transformasi lahan eks tambang menjadi lahan produktif ini tidak hanya memberikan keuntungan finansial bagi Damian.

Akan tetapi juga memberikan contoh nyata bagaimana lahan tidak produktif bisa diubah menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Selasa, 8 September 2026 - 14:42 WITA

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Berita Terbaru

Kegaduhan Seputar Desil. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Kegaduhan Seputar Desil 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 16:40 WITA

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":1,"effects":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Sastra

CERPEN-CERPEN YUSPIANAL IMTIHAN: Tetaring Hultah

Senin, 14 Sep 2026 - 05:52 WITA