Dikbud Lotim Mengurangi Gaji Honor GTT Tanpa Sepengetahuan Pemda

Rabu, 13 Desember 2023 - 14:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu daftar gaji Guru honorer yang bakal terpotong. (foto:istimewa)

Salah satu daftar gaji Guru honorer yang bakal terpotong. (foto:istimewa)

LOMBOKINI.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur (Lotim), mengambil tindakan pengurangan gaji honor Guru Tidak Tetap (GTT). Pemerintah Daerah (Pemda) Lotim, menyatakan tidak mengetahui tindakan tersebut.

Gaji honor GTT, yang biasanya dibiayai oleh APBD Lotim, mengalami pemotongan sekitar Rp150.000 hingga Rp200.000 per bulan. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan anggaran daerah yang tidak mencukupi.

Pj Sekda Lotim, Hj. Baiq Miftahul Wasli, dikonfirmasi setelah Rapat Paripurna VIII Masa Sidang I yang berlangsung pada Selasa (12/12/2023), di kantor DPRD Lotim mengaku belum mengetahui pengurangan gaji honor GTT.

Ia juga belum berani memastikan kebenarannya, sebab belum ada bukti yang valid. Kalaupun itu benar terjadi kata Baiq Miftahul, pasti ada alasannya.

Baca Juga :  RSUD Soedjono Selong Gelar Pelatihan Internal untuk Tingkatkan Mutu Pelayanan

“Belum ada buktinya apakah bener hal itu, dan belum konfirmasi ke pihak Dikbud juga. Kalau benar terjadi pasti ada alasannya,”terang Baiq Miftahul.

Menurut dia, berdasarkan SK Bupati dalam pemberian gaji honor telah ditentukan standar-standar berdasarkan masa kerja. “Pastinya pengurangan itu tidak boleh terjadi,”katanya.

Permasalah ini pun ditindaklanjuti oleh Pj Bupati Lotim, HM. Juaini Taofik. Ia mengadakan rapat terbatas dengan Pj Sekda, Asisten Bidang Administrasi Umum dan Kepala Dinas Dikbud beserta jajarannya.

Kesempatan itu, Pj Bupati menegaskan bahwa Pemda tidak akan mengurangi jumlah honor standar yang seharusnya diterima para GTT tersebut.

Baca Juga :  Hearing Bersama Komisi III DPRD, Pelaku Koperasi Lombok Timur Sampaikan Aspirasi

“Bukan soal besar kecilnya, tetapi sebagai bentuk penghargaan kepada para GTT yang membantu proses belajar mengajar di sekolah itu, tidak boleh dikurangi,” jelas Juaini.

Akan tetapi honor GTT yang bersumber dari dana APBD ini akan dibayarkan selama tiga bulan terlebih dahulu, untuk kemudian sisanya sebanyak dua bulan akan dibayarakan melalui APBD 2024 dan dibayarkan di awal tahun.

“Terima dulu honor tiga bulan, tetapi honor yang dua bulan akan kami bayarkan di awal tahun 2024,” pesannya.

Ia meminta prosesnya dapat segera dilakukan dan persoalan tersebut dapat dituntaskan. “Semakin cepat semakin baik,” imbuhnya.**

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Berita Terkait

FKKD Bantah Bupati: Penentuan Desil Penerima Sembako Bukan Usulan Desa
Buka Puasa Bersama Media, Bupati Lombok Timur Minta Dikritik
Bupati Lombok Timur Luncurkan Bantuan Sembako untuk 198.776 Warga Miskin
Disnakertrans Lotim Wajibkan Perusahaan Bayar THR dan Bonus Kurir Tepat Waktu
Dinsos Lotim Turun Tangan Usut Oknum Pendamping PKH Penahan ATM KPM di Sakra Barat
Agen BRILink Sekaligus Pendamping PKH di Lombok Timur Diduga Intimidasi KPM demi Keuntungan Pribadi
Hadiri HADI ke-73 NW, Menhut Raja Juli: Tokoh Bangsa Lahir dari Pesantren
Hearing Bersama Komisi III DPRD, Pelaku Koperasi Lombok Timur Sampaikan Aspirasi

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:44 WITA

FKKD Bantah Bupati: Penentuan Desil Penerima Sembako Bukan Usulan Desa

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:58 WITA

Buka Puasa Bersama Media, Bupati Lombok Timur Minta Dikritik

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:43 WITA

Bupati Lombok Timur Luncurkan Bantuan Sembako untuk 198.776 Warga Miskin

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:00 WITA

Disnakertrans Lotim Wajibkan Perusahaan Bayar THR dan Bonus Kurir Tepat Waktu

Senin, 9 Maret 2026 - 15:57 WITA

Agen BRILink Sekaligus Pendamping PKH di Lombok Timur Diduga Intimidasi KPM demi Keuntungan Pribadi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:15 WITA

Hadiri HADI ke-73 NW, Menhut Raja Juli: Tokoh Bangsa Lahir dari Pesantren

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:36 WITA

Hearing Bersama Komisi III DPRD, Pelaku Koperasi Lombok Timur Sampaikan Aspirasi

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:05 WITA

RSUD Soedjono Selong Gelar Pelatihan Internal untuk Tingkatkan Mutu Pelayanan

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menyampaikan pidato saat buka puasa bersama insan media di Pendopo Bupati, Kamis 12 Maret 2026. Ia meminta wartawan tetap kritis mengawal pembangunan meski telah menjalin hubungan baik dengan pemerintah. (Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Buka Puasa Bersama Media, Bupati Lombok Timur Minta Dikritik

Kamis, 12 Mar 2026 - 20:58 WITA