404 Not Found

Maaf, halaman yang anda cari tidak tersedia atau URL yang Anda inputkan salah

Pembangunan Tugu Prasasti TMMD ke-121 Kodim 1615 Lombok Timur di Desa Loyok

Pembuatan tugu prasasti, di pintu masuk sasaran talud irigasi di Dusun Loyok, Desa Loyok. (foto:ong)

Pembuatan tugu prasasti, di pintu masuk sasaran talud irigasi di Dusun Loyok, Desa Loyok. (foto:ong)

LOMBOKINI.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-121 yang digelar oleh Kodim 1615/Lombok Timur berhasil mencatatkan pencapaian signifikan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lombok Timur.

Program ini juga, telah memberikan dampak positif yang nyata melalui berbagai kegiatan pembangunan di dua desa yaitu desa Kesik dan Loyok.

Salah satu pencapaian terbaru dari program TMMD ke-121 ini adalah pembangunan tugu prasasti TMMD Kodim 1615/Lombok Timur, yang telah mulai terlihat di pintu masuk sasaran talud irigasi di Dusun Loyok, Desa Loyok, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur.

Tugu prasasti ini menjadi simbol penting keberhasilan program TMMD dalam memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan infrastruktur di pedesaan.

Keberadaan tugu ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat atas kontribusi TNI bersama warga dalam membangun desa mereka.

Program TMMD ke-121 ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersamaan dan gotong royong dalam mencapai kemajuan bersama.

Kegiatan yang telah dilaksanakan meliputi pembangunan talud irigasi, perbaikan jalan, serta pembangunan sarana dan prasarana lain yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

Komandan Kodim 1615/Lombok Timur, Letkol Inf Bayu Sigit Dwi Untoro, menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program TMMD ke-121.

Ia berharap hasil dari program ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, serta memperkuat hubungan antara TNI dan warga dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Lombok Timur. ***

Dukungan Anggota DPRD, BPBD Lombok Timur Adakan Pelatihan Mitigasi Bencana

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Lombok Timur, Rusman menjelaskan tentang mitigasi bencana. (foto:ong)

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Lombok Timur, Rusman menjelaskan tentang mitigasi bencana. (foto:ong)

LOMBOKINI.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur menggelar pelatihan dan mitigasi bencana yang diikuti oleh ratusan warga Masbagik Baru, Kecamatan Masbagik pada Jumat (16/8/2024).

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara BPBD dan pihak ketiga yang dibiayai dengan dana Pokok Pikiran (Pokir) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur, Lalu Hasan Rahman.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Lombok Timur, Rusman, menjawab lombokini.com pada Senin, 19 Agustus 2024.

“Itu memang Pokir-nya diarahkan ke BPBD. Ini adalah kali pertama ada Pokir yang dialokasikan untuk kegiatan sosialisasi mitigasi bencana,” ungkap Rusman.

Menurut Rusman, dukungan anggota dewan terhadap kegiatan kebencanaan adalah sebuah harapan baru. Dengan demikian, Rusmas berharap anggota dewan lainnya akan tertarik untuk mengalokasikan Pokir mereka untuk kegiatan sosialisasi mitigasi bencana pada tahun 2025.

“Selama ini kan tidak ada, mereka hanya fokus pada pembangunan fisik saja,” katanya.

Lebih lanjut, Rusman menjelaskan bahwa pelatihan dan mitigasi bencana ini fokus pada gempa bumi, mengingat baru-baru ini masyarakat dihebohkan dengan isu gempa bumi di Selat Sunda.

Masyarakat diberikan pemahaman tentang peringatan dini dan potensi gempa bumi. Selain itu, mereka dibekali dengan informasi mengenai persiapan yang harus dilakukan jika terjadi gempa bumi jika berada dalam rumah, termasuk hal-hal yang harus dihindari dan langkah-langkah yang harus diambil setelah gempa.

“Kami memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang cara menghadapi bencana atau gempa bumi,” tandasnya.***

DPC PKB Lombok Timur Serahkan SK Kepengurusan Sah ke Pengadilan Negeri Selong

Dewan Suryo PKB Lombok Timur, Jupriadi menyerahkan SK struktur kepengurusan kepada Pengadilan Negeri Selong. (foto:ong)

Dewan Suryo PKB Lombok Timur, Jupriadi menyerahkan SK struktur kepengurusan kepada Pengadilan Negeri Selong. (foto:ong)

LOMBOKINI.com – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lombok Timur, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) struktur kepengurusan kepada Pengadilan Negeri Selong, pada Senin, 19 Agustus 2024.

SK tersebut telah disahkan oleh Ketua Umum DPP PKB, DR. H. A. Muhaimin Iskandar, dan berlaku untuk kepengurusan DPC PKB Lombok Timur periode 2021-2026.

“Penyerahan SK Struktur ini merupakan bentuk pemberitahuan resmi mengenai susunan kepengurusan DPC PKB Lombok Timur,” ujar Ketua DPC PKB Lombok Timur, Abrorni Luthfi .

Dia menambahkan bahwa langkah ini juga bertujuan untuk memperkuat legalitas kepengurusan di tingkat DPC.

“Langkah serupa juga telah dilakukan oleh DPC-DPC PKB di seluruh NTB, termasuk di tingkat DPW,” jelasnya.

Abrorni Luthfi menegaskan bahwa tidak ada kepengurusan DPC PKB Lombok Timur lainnya yang sah di Kabupaten Lombok Timur selain di bawah kepemimpinannya saat ini.***

Puluhan Barang Bukti di HKM Dongo Baru Suela, Diduga Ada Keterlibatan Oknum Petugas

Lembaga Asosiasi Pelestari Hutan Lombok Timur. (foto:ong)

Lembaga Asosiasi Pelestari Hutan Lombok Timur. (foto:ong)

LOMBOKINI.com — Lembaga Asosiasi Pelestari Hutan Lombok Timur mengungkapkan keprihatinannya terkait hilangnya barang bukti berupa puluhan kayu di kawasan Hutan Kemasyarakatan (HKM) Dongo Baru, Blok Pidana, Desa Sapit, Kecamatan Suela.

Ketua Asosiasi Pelestari Hutan Lombok Timur, H. Hulain, menduga hilangnya kayu-kayu tersebut tidak lepas dari keterlibatan oknum petugas di RPH Suela.

“Kawasan HKM ini berada di pinggir jalan, tidak jauh dari kantor RPH Suela. Bagaimana bisa kecolongan? Apalagi lokasinya juga dekat dengan polsek,” ujar H. Hulain kepada LOMBOKINI.com, Sabtu, 17 Agustus 2024.

H. Hulain menjelaskan, sebelumnya petugas dari BKPH Rinjani Timur menemukan 22 batang kayu hasil penebangan di lokasi tersebut. “Logikanya, ini seperti ada pembiaran dari petugas di RPH Suela,” tambahnya.

Menurut H. Hulain, kejadian ini menunjukkan kurangnya profesionalisme dari pihak KPH Rinjani Timur beserta jajarannya dalam menjaga kawasan hutan.

“Jika mereka bekerja dengan jujur dan amanah, hal seperti ini tidak akan terjadi,” tegasnya.

Dia juga mendesak Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi NTB untuk segera mengusut tuntas permasalahan ini. “Kasus serupa sering terjadi, jangan hanya melaksanakan undang-undang, tapi juga harus memastikan pelaksanaannya efektif,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Seksi Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam BKPH Rinjani Timur, Lalu Iskandar, telah mengonfirmasi bahwa penebangan pohon di kawasan hutan dengan izin HKM tersebut memang terjadi.

Pada Senin (5/8/2024), dalam perjalanan menuju Sembalun, Lalu Iskandar secara tidak sengaja menemukan kayu-kayu yang berserakan di pinggir jalan, lengkap dengan bekas penebangan.

Setelah penemuan itu, Lalu Iskandar meminta petugas RPH Suela untuk membuat laporan kepada pimpinan agar dilakukan tindak lanjut. Namun, sehari setelahnya, kayu-kayu tersebut telah hilang dari lokasi, meskipun tempatnya sangat dekat dengan RPH Suela. ***

Sekolah Negeri Satap di Pringgabaya Tidak Beratap

Sekolah Negeri Satap di Pringgabaya tidak beratap. (foto: ong)

Sekolah Negeri Satap di Pringgabaya tidak beratap. (foto: ong)

LOMBOKINI.com – Kondisi memilukan terlihat di SDN 6 Batuyang dan SMPN Satap 2 Pringgabaya, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Ttenggsrs Barat (NTB). Sekolah-sekolah ini tidak memiliki atap yang layak, menyebabkan siswa SMPN Satap terpaksa berbagi ruang kelas dengan siswa sekolah dasar.

Sejak gempa besar yang melanda Lombok Timur pada tahun 2018, kondisi sekolah-sekolah ini tidak mengalami perbaikan signifikan. Puluhan sekolah rusak parah akibat gempa tersebut, namun hingga kini banyak yang belum mendapatkan penanganan yang memadai.

Munadi, Ketua Komite SDN 6 Batuyang dan SMPN Satap 2 Pringgabaya, meluapkan kekecewaannya terhadap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur.

Ia menyoroti janji yang tak kunjung ditepati untuk memperbaiki sekolah pada awal tahun 2024. Sementara sekolah lain sudah hampir selesai diperbaiki, sekolah mereka tetap terbengkalai.

“Kepala Dinas Pendidikan sebelumnya berjanji akan memperbaiki sekolah ini. Kami diberi tahu bahwa sekolah kami sudah masuk dalam sistem Krisna dan akan dikerjakan awal tahun ini, tapi sampai sekarang hasilnya nihil,” ujar Munadi, Jumat, 16 Agustus 2024.

Munadi juga menyatakan bahwa rencana perbaikan ini sudah diutarakan sejak gempa terjadi, namun sekolah-sekolah di pinggiran seperti mereka sering kali diabaikan.

“Mungkin karena sekolah kami berada di pelosok, jadi tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah,” tambahnya dengan nada kesal.

Munadi berharap agar pemerintah tidak memberikan harapan palsu dan menunjukkan komitmen yang nyata demi kenyamanan tempat belajar anak-anak.

“Karena kondisi ini, kami kekurangan siswa menengah atas. Kebanyakan orang tua di dua dusun, yakni Dusun Senang dan Batu Belek, memilih menyekolahkan anak mereka di luar,” tutup Munadi.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Dikbud Lombok Timur, Yulian Ugi Listianto, menyatakan bahwa tahun ini tidak ada anggaran dari APBD, DAK, maupun DAU untuk perbaikan sekolah tersebut.

Namun, pihak dinas sudah mengajukan usulan dan melakukan visitasi untuk memastikan kondisi dan ketersediaan lahan.

“Saya optimis tahun 2025 kita akan mendapat anggaran untuk perbaikan,” terangnya, Senin, 19 Agustus 2024.

Ugi juga menyarankan agar pihak sekolah, terutama Kepala Sekolah dan Operator, terus menjalin komunikasi yang intens dengan Bidang SD maupun SMP di dinas.

“Kami meminta pihak sekolah, baik operator maupun kepala sekolah, aktif berkomunikasi dengan Kasi Sarpras Bidang SD dan SMP,” ujarnya. ***

Kodim 1615 Lotim Lanjutkan Pembangunan TPQ Mangkrak di Desa Kesik

Kodim Lotim lanjutkan pembangunan TPQ mangkrak di Desa Kesik. (foto: ong)

Kodim Lotim lanjutkan pembangunan TPQ mangkrak di Desa Kesik. (foto: ong)

LOMBOKINI.com – Dalam rangkaian kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-121 Tahun Anggaran 2024, Kodim 1615/Lotim melanjutkan pembangunan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Desa Kesik, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur.

Pembangunan TPQ ini sebelumnya terhenti karena keterbatasan dana, namun kini kembali dilanjutkan sebagai bagian dari program TMMD.

TPQ yang dibangun memiliki ukuran 6×12 meter dan 6×6 meter, dengan kapasitas yang direncanakan dapat menampung hingga 500 siswa.

Fokus pembangunan TPQ ini adalah untuk memberikan pendidikan rohani yang penting bagi generasi muda sejak usia dini, sekaligus menjadi tempat pembinaan mental dan spiritual bagi anak-anak di desa tersebut.

Pemilihan lokasi TPQ di Desa Kesik didasarkan pada survei yang menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat akan fasilitas pendidikan agama.

Sebelumnya, masyarakat setempat telah bergotong-royong untuk menggalang dana pembangunan TPQ, namun proyek tersebut terhenti karena kekurangan dana.

Menanggapi hal tersebut, Kodim Lotim mengambil inisiatif melanjutkan pembangunan agar TPQ dapat segera difungsikan.

Dengan dilanjutkannya pembangunan ini, diharapkan TPQ Desa Kesik dapat menjadi sarana pendidikan yang efektif dalam membentuk karakter dan akhlak generasi penerus, serta memperkuat ikatan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat. ***

Alas Sepatu Paskibra Sukamulia Lepas saat Upacara, Diduga Kualitas Rendah

Alas sepatu Paskibraka Kecamatan Sukamulia lepas saat upacara, anggaran mencapai Rp18 Juta. (foto: ong)

Alas sepatu Paskibraka Kecamatan Sukamulia lepas saat upacara, anggaran mencapai Rp18 Juta. (foto: ong)

LOMBOKINI.com – Insiden tidak terduga terjadi saat apel upacara Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI ke 79 di Kecamatan Sukamulia, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Sabtu, 17 Agustus 2024.

Alas sepatu yang dikenakan anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) lepas saat digunakan, meskipun total anggaran yang dialokasikan untuk Paskibra ini mencapai Rp 18 juta.

Sebanyak sembilan orang bertugas sebagai Paskibra apel upacara HUT ke 79 RI di Kecamatan Sukamulia. Anggota Paskibra difasilitasi oleh pemerintah kecamatan baik makan minumnya dan perlengkapan Paskibra, termasuk sepatu yang digunakan dalam upacara tersebut.

Untuk menyelenggarakan HUT ke 79 ini, Pemerintah Kecamatan Sukamulia membentuk panitia yang mengoordinasi persiapan acara tersebut.

Dana untuk kegiatan ini berasal dari sembilan desa di kecamatan tersebut, masing-masing desa menyisihkan anggaran sebesar Rp 2 juta. Selain itu, ada juga sumbangan dari pihak swasta.

Namun, hasilnya tidak sesuai harapan. Dana sebesar Rp 18 juta yang terkumpul dari sembilan desa dan sumbangan pihak swasta ternyata tidak cukup untuk memfasilitasi para anggota Paskibraka dengan baik.

Sepatu yang disediakan oleh panitia diduga berkualitas rendah, dengan harga di bawah seratus ribu rupiah, sehingga rusak hanya setelah sekali pakai.

Kondisi sepatu yang tidak layak ini memicu ragam pemikiran, bahkan menimbulkan perryaan di kalangan kepala desa.

Ketika media ini mencoba mengonfirmasi Ketua Panitia Paskibra Kecamatan Sukamulia, Sumardan, tidak ada respons hingga berita ini ditayangkan.***

Program TMMD ke-121 di Lombok Timur Tinggal Finising

Dansatgas TMMD ke-121, Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro memastikan jalannya pengerjaan pentalutan irigasi. (foto: ong)

Dansatgas TMMD ke-121, Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro memastikan jalannya pengerjaan pentalutan irigasi. (foto: ong)

LOMBOKINI.com – Komandan Kodim 1615/Lombok Timur sekaligus Komandan Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Dansatgas TMMD) ke-121, Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro, memberikan apresiasi atas pelaksanaan program TMMD yang telah dimulai pada 24 Juli 2024 oleh Penjabat Bupati Lombok Timur, Drs. H M Juaini Taofik.

Dalam konferensi pers di Makodim 1615/Lotim, pada Jumat 16 Agustus 2024. Letkol Bayu Sigit menjelaskan perkembangan terbaru dari berbagai kegiatan fisik dan non-fisik yang menjadi sasaran TMMD.

Dia mengatakan bahwa sasaran non-fisik meliputi berbagai penyuluhan, seperti penyuluhan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), stunting, narkoba, wawasan kebangsaan (Wasbang), keluarga berencana (KB), kesehatan hewan, penanggulangan bencana alam, serta pertanian.

Untuk sasaran fisik, proyek pentalutan saluran irigasi tersier di Desa Kesik, Kecamatan Masbagik sepanjang 1.050 meter, telah mencapai 84,25 persen. Sedangkan di Desa Loyok, Kecamatan Sikur, pentalutan saluran irigasi sepanjang 612,5 meter telah mencapai 85,71 persen.

Bayu Sigit juga menyoroti adanya sasaran tambahan yang merupakan program unggulan dari Kepala Staf TNI AD (Kasad). Program ini mencakup TNI Manunggal Air Bersih (TMAB) berupa pengeboran sumur di tiga titik, program ketahanan pangan, pembangunan tiga unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)

Selain itu, reboisasi, penanganan stunting, rehabilitasi dua unit Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), rehabilitasi satu unit musholla, pembukaan jalan sepanjang 600 meter, pentalutan irigasi tersier sepanjang 100 meter, dan pembangunan dua unit MCK. Secara keseluruhan, sasaran tambahan ini telah mencapai 96 persen.

“Kami hanya tinggal melakukan finishing, dan harapannya sebelum tanggal 22 Agustus nanti, semua sasaran fisik dan non-fisik termasuk program unggulan KASAD sudah selesai,” ujar Letkol Bayu Sigit optimis. ***

Dampak Positif TMMD Ke-121 Bagi Masyarakat Kesik Dan Loyok

Komandan Kodim (Dandim) 1615/Lotim, Letkol Inf Bayu Sigit Dwi Untoro mengunjungi lokasi TMMD dan memastikan fasilitas pendukung seperti air bersih tetap lancar. (foto:istimewa)

Komandan Kodim (Dandim) 1615/Lotim, Letkol Inf Bayu Sigit Dwi Untoro mengunjungi lokasi TMMD dan memastikan fasilitas pendukung seperti air bersih tetap lancar. (foto:istimewa)

LOMBOKINI.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-121 yang dilaksanakan oleh Kodim 1615/Lotim di Desa Kesik, Kecamatan Masbagik, dan Desa Loyok, Kecamatan Sikur, telah menunjukkan hasil dan dampak positif bagi masyarakat setempat.

Komandan Kodim (Dandim) 1615/Lotim, Letkol Inf Bayu Sigit Dwi Untoro, menyatakan bahwa program TMMD ke-121 ini difokuskan pada pembangunan talud irigasi sebagai sasaran utama.

Talud irigasi tersebut diharapkan mampu memperlancar pengairan lahan sawah di kedua desa yaitu Kesik dan Loyok.

“Dengan adanya talud irigasi yang kita bangun, pengairan sawah di Desa Kesik dan Desa Loyok dapat berjalan lebih lancar dan teratur. Ini tentunya akan memberikan dampak positif bagi hasil pertanian masyarakat,” ujar Letkol Inf Bayu Sigit Dwi Untoro, Jumat, 16 Agustus 2024.

Selain pembangunan talud irigasi, program TMMD ke-121 ini juga melibatkan masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial lainnya, yang diharapkan dapat mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.

Program TMMD ke-121 ini merupakan bentuk nyata dari komitmen TNI untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan perhatian lebih dalam hal infrastruktur dan fasilitas umum.***

Muktamar PKB ke-6, Muhaimin Iskandar Didukung Aklamasi oleh PKB Lombok Timur

Pengurus DPC PKB Lombok Timur, mendukung Muhaimin Iskandar dipilih secara aklamasi pada Muktamar PKB ke-6 di Bali. (foto:ong)

Pengurus DPC PKB Lombok Timur, mendukung Muhaimin Iskandar dipilih secara aklamasi pada Muktamar PKB ke-6 di Bali. (foto:ong)

LOMBOKINI.com – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lombok Timur, sepakat mendukung penuh DR. H.A. Muhaimin Iskandar, untuk dipilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua Umum PKB pada Muktamar PKB ke-6 yang akan dilaksanakan di Bali pada 24-25 Agustus 2024.

Ketua DPC PKB Lombok Timur, Abrorni Luthfi, menjelaskan bahwa dukungan ini merupakan hasil kesepakatan bersama dengan seluruh pengurus PKB Lombok Timur.

“Seluruh jajaran pengurus bersepakat untuk mengusung kembali Bapak Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum PKB periode 2024-2029,” ujar Abrorni, Kamis malam, 15 Agustus 2024.

Dia menambahkan bahwa Cak Imin, panggilan akrab Muhaimin Iskandar, merupakan sosok yang cerdas dan belum ada tandingan yang sepadan.

“Kami mendorong Cak Imin dipilih kembali secara aklamasi pada Muktamar di Bali nanti,” harapnya.

Lebih lanjut, Abrorni mengungkapkan bahwa di bawah kepemimpinan Muhaimin Iskandar, PKB mengalami peningkatan suara dari tahun ke tahun.

Selain itu, dia menekankan bahwa semua pengurus solid dan tidak terpecah-belah atau berkubu-kubu. “Sosok pemimpin seperti ini harus kita pertahankan,” tegasnya. ***

Iron-Edwin Terima SK B.1-KWK PAN

SK B.1-KWK PAN, diterima pasangan Iron-Edwin. (foto:istinewa)

SK B.1-KWK PAN, diterima pasangan Iron-Edwin. (foto:istinewa)

LOMBOKINI.com – Pasangan Haerul Warisin-Edwin Hadiwijaya (Iron-Edwin), menerima Surat Keputusan (SK) B.1-KWK Partai Amanat Nasional (PAN).

SK DPP PAN dengan nomor: PAN/A/KPTS/KU-SJ/508/VIII/2024, memutuskan memberikan persetujuan kepada Haerul Warisin sebagai Bupati dan Edwin Hadiwijaya sebagai wakil Bupati di Pilkada Lombok Timur 2024.

SK B Persetujuan Parpol KWK bertanggal 8 Agustus 2024, di tandatangani langsung oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, serta Sekretaris Jendral Eddy Soeparno.

Seketaris DPC Partai Gerindra, M Yusri mengkonfirmasi, kebenaran SK B.1-KWK PAN tersebut. “Bener, baru saja saya dikabari,”jawabnya melalui sambungan telepon pada Jumat, 16 Agustus 2024.

Ia menjelaskan, kepastian dukungan PAN kepada pasangan Iron-Edwin, telah disampaikan pada rapat konsolidasi pengurus dan sayap-sayap Partai Gerindra Lombok Timur.

“Pada rapat konsolidasi hari Selasa lalu, kami diberitahukan beberapa hari B.1-KWK PAN keluar. Bener sekarang sudah keluar,”tandasnya. ***

Penebangan Kayu di Hutan Lindung Terjadi Lagi, Kejadian Dekat Kantor RPH Suela

Kayu Nangka sebagai barang bukti yang ditemukan sebelum hilang. (foto: Ong)

Kayu Nangka sebagai barang bukti yang ditemukan sebelum hilang. (foto: Ong)

LOMBOKINI.com – Penebangan pohon di kawasan hutan lindung kembali terjadi. Kali ini, kejadian tersebut terjadi di HKM Dongo Baru Blok Pidana, Desa Sapit, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur, NTB.

Menurut informasi yang diperoleh dari lombokini.com, lokasi kejadian terletak tidak jauh dari kantor Resort Pengelolaan Hutan (RPH) Suela, tepatnya di RTK I Gunung Rinjani HL 190 Blok Pidana. Puluhan pohon jenis nangka dan menjerong telah ditebang di area tersebut.

Kepala Seksi Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam BKPH Rinjani Timur, Lalu Iskandar, telah mengonfirmasi kejadian penebangan pohon di kawasan hutan dengan izin HKM.

Pada Senin (5/8/2024), henda menuju sembalun, karena lokasi kejadian berada di pinggir jalan dengan tidak sengaja menemukan kayu bergelimpangan dan bekas penebangan.

“Di lokasi kejadian, kami tidak menemukan pelaku, hanya bekas penebangan dan kayu yang tersisa,” kata Lalu Iskandar pada Kamis, 15 Agustus 2024.

Ia juga mengonfirmasi bahwa kayu yang ditemukan adalah jenis nangka dan menjerong, dengan total sekitar 22 batang atau setara dengan 14 kubik.

Setelah penemuan tersebut, Lalu Iskandar meminta petugas RPH Suela untuk membuat laporan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti.

Namun, sehari setelah ditemukan kayu-kayu tersebut telah hilang dari lokasi kejadian, meskipun tempatnya tidak jauh dari RPH Suela.

“Ini menjadi masalah. Kayu tersebut hilang dalam waktu semalam, dan kami tidak mengetahui siapa yang mengamankannya,” ujar Lalu Iskandar.

Lebih lanjut, BKPH Rinjani Timur telah melakukan proses penyelidikan. Pemilik lahan yang berinisial AD telah dimintai keterangan.

Dari hasil penyelidikan, diduga pelaku penebangan adalah seseorang yang berinisial H.

“Kami masih mencari terduga pelaku hingga saat ini,” tandasnya. ***

Pj Sekda Lotim Minta Dikbud Perhatikan Siswa Berprestasi Melalui DAU Pendidikan

Sekda Lotim, H. Asni di dampingi Kepala Dinas Dikbud, Izzuddin memberikan piala kepada siswa yang mewakili NTB di tingkat nasional akhir tahun ini. (foto: ong)

Sekda Lotim, H. Asni di dampingi Kepala Dinas Dikbud, Izzuddin memberikan piala kepada siswa yang mewakili NTB di tingkat nasional akhir tahun ini. (foto: ong)

LOMBOKINI.com – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Hasni, menekankan pentingnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), memperhatikan siswa berprestasi melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Pendidikan dalam penyusunan APBD tahun 2025.

“Selama ini, kita lebih fokus pada pengerjaan fisik. Saya meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan dan para kepala bidang untuk memperhatikan aspek nonfisik dalam APBD 2025,” ujar Hasni usai menyerahkan penghargaan kepada ratusan siswa berprestasi di SMPN 1 Pringgasel pada Selasa, 14 Agustus 2024.

Hasni menambahkan bahwa para siswa yang menerima penghargaan tersebut telah menunjukkan prestasi baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Oleh karena itu, ia mendorong Dinas Dikbud untuk meningkatkan perhatian mereka melalui penggunaan dana DAU yang diarahkan pada bidang pendidikan.

“Saya meminta agar anggaran pembinaan diformulasikan dalam APBD 2025,” tambah Hasni.

Menurutnya, ratusan siswa yang meraih prestasi ini merupakan sumber daya yang menjadi kebanggaan daerah. Apalagi, puluhan siswa dari Lombok Timur akan mewakili NTB di tingkat nasional pada akhir tahun ini.

“Terima kasih kepada anak-anakku yang hebat, guru-guru yang hebat. Semoga di tingkat nasional dapat meraih prestasi yang membanggakan dan mengharumkan nama daerah,” harapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Dikbud Lombok Timur, Izzudin, mengonfirmasi bahwa dana DAU pendidikan sebelumnya lebih difokuskan pada pengerjaan fisik, seperti perbaikan bangunan yang terdampak gempa bumi dan termakan usia.

“Tahun depan, sesuai arahan Pak Sekda, DAU akan diformulasikan agar bisa memberikan semangat pada anak-anak berprestasi kita,” ujarnya.

Izzudin juga menekankan kepada seluruh jajarannya untuk tidak hanya bertumpu pada anggaran, namun yang paling penting adalah komitmen dan semangat bersama.

“Terima kasih kepada guru-guru, pelatih, dan pembina yang telah bekerja keras hingga mengharumkan nama Lombok Timur di kancah nasional,” tutupnya. ***

Keberkahan Musim Kemarau Bagi Petani Tembakau

Ibu-ibu petani sedang merawat tembakau di Subak Belambang, Dusun Suela Lauk, Desa Suela. (foto: ong)

Ibu-ibu petani sedang merawat tembakau di Subak Belambang, Dusun Suela Lauk, Desa Suela. (foto: ong)

LOMBOKINI.com – Kemarau membawa keberuntungan bagi petani tembakau rajangan di Kabupaten Lombok Timur. Salah satunya di Desa Suela, Kecamatan Suela.

Desa Suela, memiliki luas areal pertanian kurang lebih 700 hektar, 70 persen ditanami tembaku. Terik matahari menjadi keuntungan sendiri bagi petani tembakau.

Selain membantu proses pengeringan daun tembakau berjalan cepat, cuaca panas juga menghasilkan kualitas tembakau yang sempurna.

Muktar, salah seorang petani tembakau di subak belambang, Dusun Suela Lauk, Desa Suela menyebut, produktifitas tembakau tahun ini lebih meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Karena, cuaca saat ini cerah tidak hujan.

“Tahun ini tidak ada kendala, termasuk hama menyerang tanaman tembakau”,  terangnya pada Lombokini.com, Kamis 15 Agustus 2024.

Saat ini, tanaman tembakau milik Muktar dalam proses panen daun bawah. Kendati, proses panen tembakau rajang ini empat sampai lima kali panen.

Panen pertama yaitu daun bawah, daun tengah, kemudian daun belong (leher_red) dan daun atas. “Mulai daun tengah, belong sampai atas ini kualitasnya super,”terang Muktar.

Meski demikian, menjadi kendala bagi petani tembakau rajangan ini pada proses pengelolaan secara manual. Muktar menyebut, tidak semua orang bisa.

“Kita cari orang luar desa, kadang ngantre,” katanya.

Akan tetapi, harga tembakau rajangan ini cukup terbilang tinggi. Harga per bal yang isinya 20 tumpi dengan berat 10 Kg mencapai Rp 2 juta.

Khusus daun bawah, kata Muktar, harga jual per bal seharga empat sampai lima ratus ribu rupiah. Satu hektar, bisa mencapai satu ton lebih.

“Harga juga tergantung kualitas, kalau dia bagus bisa sampai lebih dua juta rupiah satu bal,”terangnya.***

Disdukcapil Lombok Timur Rilis Pemilih Potensial Capai 999.017 Orang

Sekretaris Disdukcapil Lombok Timur, Arfany M Masany. (Foto: Lombokini.com/Ong)

Sekretaris Disdukcapil Lombok Timur, Arfany M Masany. (Foto: Lombokini.com/Ong)

LOMBOKINI.com – Berdasarkan data yang dirillis Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lombok Timur, jumlah pemilih potensial untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024, mencapai 992.017 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 983.644 orang telah direkam, menyisakan 8.373 orang yang belum menjalani proses perekaman.

“Hal ini berarti tingkat pencapaian perekaman mencapai 99,6 persen,” kata Sekretaris Disdukcapil Lombok Timur, Arfany M Masany di ruang kerjanya, Rabu, 14 Agustus 2024.

Untuk menuntaskan perekaman sebelum pilkada, dia mengatakan Disdukcapil telah mengambil sejumlah langkah percepatan. Termasuk melalui surat edaran Bupati yang mengimbau desa dan sekolah agar mengarahkan siswa untuk melakukan perekaman di UPT Kecamatan.

Namun demikan, meskipun telah ada peningkatan, progres yang dicapai belum signifikan, dengan hanya 625 orang tambahan yang direkam sejak rilis DP4 Pilkada.

“Dalam upaya lebih lanjut, kita berencana untuk meningkatkan layanan dengan turun langsung ke titik-titik strategis,” kata Arfany.

Untuk itu, di butuhkan kerja sama dengan cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB dan Kementerian Agama (Kemenag) untuk memfasilitasi perekaman di sekolah-sekolah mulai awal September mendatang.

“Kita berharap Dikbud Provinsi dan Kemenag, menbantu jejaringnya untuk memastikan siswa yang belum terekam agar dapat melaksanakan perekaman,” harap dia.

Disdukcapil juga memastikan stok blangko KTP cukup, meskipun blangko tambahan tidak selalu tersedia secara langsung. Setiap proses perekaman dilaporkan ke pusat untuk mendapatkan fasilitas blangko tambahan sesuai kebutuhan.

“Pengalaman dari pemilihan legislatif dan pemilihan presiden sebelumnya dapat tertangani”, katanya.

Lebih jauh, bagi pemilih yang saat perekaman belum berusia 17 tahun, mereka dapat melakukan perekaman terlebih dahulu dan KTP akan dicetak setelah mereka mencapai usia 17 tahun pada saat Pilkada.

“Lalu KTP akan diserahkan ke tempat perekaman, seperti sekolah”, terang dia.

Mengenai data ganda berdasarkan hasil coklit KPU Lombok Timur, Arfany menyebut pihak KPU belum berkoordinasi dengan Disdukcapil. ***

Gerindra Lombok Timur Konsolidasi Pengurus Jelang Daftar ke KPU

H. Haerul Warisin, bakal calon Bupati di Pilkada Lombok Timur. (foto: ong)

H. Haerul Warisin, bakal calon Bupati di Pilkada Lombok Timur. (foto: ong)

LOMBOKINI.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Lombok Timur, mengadakan konsolidasi menjelang pendaftaran bakal calon Bupati dan wakil Bupati Lombok Timur ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Rapat yang diadakan pada Selasa, 13 Agustus 2024 ini, dihadiri oleh pengurus DPC, PAC, dan sayap partai.

Diketahui, Ketua DPC Gerindra Lombok Timur, H Haerul Warisin, akan maju sebagai calon Bupati didampingi H Edwin Hadiwijaya (Iron-Edwin), pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Pasangan yang dikenal dengan jargon Lombok Timur Smart (Sejahtera Maju Adil Religius Transparan) ini, mendapat dukungan dari Partai Gerindra, PPP, Golkar, dan PAN.

Sekretaris DPC Partai Gerindra Lombok Timur, M. Yusri menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur partai atas loyalitas dan pengorbanan dalam memenangkan Prabowo Subianto pada Pilpres lalu.

Dia berharap semangat ini terus berlanjut pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Lombok Timur mendatang.

“Tugas kita selanjutnya adalah memenangkan calon kepala daerah yang diusung oleh Partai Gerindra, pasangan Iron-Edwin di Lombok Timur dan Iqbal-Dinda di tingkat provinsi,” ujar Yusri.

Yusri, yang juga Wakil Ketua DPRD Lombok Timur, menegaskan kepada seluruh kader Gerindra, terutama di tingkat PAC hingga ranting, agar terus istikamah dalam memperjuangkan kemenangan Iron-Edwin.

Dia mengingatkan bahwa Gerindra adalah partai komando, sehingga seluruh kader harus taat kepada instruksi partai.

“Partai Gerindra adalah partai komando. Jadi kita harus siap perintah. Jika ada kader yang melenceng atau tidak taat pada perintah partai, saya tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas,” tegas Yusri.

Di tempat yang sama, bakal calon Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin, yang akrab disapa H Iron, membakar semangat seluruh kader partai yang hadir untuk terus berjuang mewujudkan Lombok Timur SMART.

“Mari satukan langkah dan gerak kita untuk menghadapi Pilkada Lombok Timur. Kunci kemenangan Pilkada adalah mesin partai, karenanya kita butuh pasukan yang kuat. Karena itu, saya minta struktur partai dirapikan agar siap bekerja,” seru H Iron.

Dia pun meyakini semua kader untuk tidak usah ragu. Sebab, B.1-KWK Gerindra sudah di tangan termasuk B.1-KWK PPP.

“Golkar dan PAN sudah kita kunci. Artinya, jumlah kursi dari partai pengusung sudah melebihi batas minimum,” tutup Iron. ***

Ratusan Siswa Berprestasi SMP Sederajat di Lombok Timur Terima Penghargaan

Ratusan Siswa Berprestasi SMPN Sederajat di Lombok Timur Terima Penghargaan. (foto: ong)

Ratusan Siswa Berprestasi SMPN Sederajat di Lombok Timur Terima Penghargaan. (foto: ong)

LOMBOKINI.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur (Dikbud Lotim) memberikan penghargaan kepada ratusan siswa SMP yang berprestasi. Kegiatan ini berlangsung di SMPN 1 Pringgasela, pada Selasa, 13 Agustus 2024.

Pj Sekretaris Daerah (Sekda), H. Hasni hadir pada kesempatan tersebut, mengapresiasi keberhasilan siswa dalam berbagai lomba yang diikuti di daerah.

Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa siswa di Lombok Timur memiliki talenta yang cukup banyak dan mampu mengharumkan nama daerah.

“Untuk meningkatkan kemampuan siswa, Dinas Dikbud harus meningkatkan pola pembinaan untuk memunculkan lebih banyak siswa berprestasi,” ujar Hasni.

Lombok Timur diakui menjadi kabupaten yang terbanyak mengirim siswa ke tingkat provinsi pada tahun ini.

Ada tiga mata lomba yang diwakili, yaitu Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Lomba Cerdas Cermat Museum (LCCM), serta Gala Siswa Indonesia (GSI). Ketiga lomba ini akan berangkat mewakili NTB dalam waktu dekat di Jakarta.

Kepala Dinas Dikbud Lombok Timur, Izzuddin, menambahkan bahwa dari lomba tersebut, 150 siswa berhasil mendapatkan penghargaan dari Dinas Dikbud.

Sementara itu, tiga perwakilan yang menjadi juara ini akan mewakili provinsi di tingkat nasional. Seperti, FLS2N diwakili siswi SMPN 1 Sakra dan LCCM cabang ilustrasi oleh siswi SMPN 2 Jerowaru.

Khusus untuk GSI, juaranya adalah SMPN Labuhan Haji. Namun, Dinas Dikbud akan kembali menyeleksi masing-masing sekolah yang juara satu sampai lima tersebut untuk dikirim ke Jakarta. ***

Ketua DPC PKB Lombok Timur Optimis Pasangan Luthfi-Wahid Akan Menang

Pilkada Lombok Timur Berpotensi Head to Head antara Luthfi-Wahid dan Iron-Edwin. (Foto:istimewa)

Pilkada Lombok Timur Berpotensi Head to Head antara Luthfi-Wahid dan Iron-Edwin. (Foto:istimewa)

LOMBOKINI.com – Dinamika politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) mulai memanas. Para pemimpin Partai Politik (parpol) terus menjajaki kemungkinan untuk membangun koalisi strategis.

Belakangan ini, pasangan yang menjadi sorotan masyarakat adalah Haerul Warisin-Edwin Hadiwijaya (Iron-Edwin) dan Syamsul Luthfi-Abdul Wahid (Luthfi-Wahid).

Pilkada Lombok Timur 2024, diprediksi akan menjadi pertarungan langsung (head to head) antara kedua pasangan ini. Namun, hasil akhirnya sangat bergantung pada manuver partai politik yang saat ini belum menentukan dukungan, seperti Partai Demokrat dan PKS.

Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lombok Timur, Abrorni Luthfi mengatakan belum ada tanda-tanda pertarungan langsung antara Luthfi-Wahid dan Iron-Edwin.

“Pak Rumaksi pasti maju, dan beliau adalah yang pertama menyatakan kesiapan maju,” ujar Abrorni kepada Lombokini.com, pada Senin, 12 Agustus 2024.

Abrorni optimis pasangan Luthfi-Wahid akan keluar sebagai pemenang. Menurutnya, kekuatan geopolitik dan dukungan terhadap pasangan tersebut jauh lebih besar dibandingkan dengan Iron-Edwin.

Selain itu, organisasi NWDI, Nahdlatul Ulama (NU), dan Yayasan At-Tohiriah Al-Fadiliah (Yatofa) juga menjadi basis dukungan kuat bagi pasangan Luthfi-Wahid.

“Situasi ini sangat menguntungkan bagi Luthfi-Wahid, baik dalam pertarungan head to head maupun melawan banyak calon,” katanya.

Abrorni mengungkapkan bahwa sejauh ini, lima Parpol telah mendukung pasangan Luthfi-Wahid, yaitu PKB, Perindo, Hanura, PDIP, dan PBB. Partai Demokrat juga diprediksi akan memberikan dukungan.

“Kelima partai ini telah mengeluarkan rekomendasi resmi dukungan. Partai-partai ini akan mengadakan seremonial penyerahan Surat Keputusan B.1-KWK secara serentak,” tandasnya.***

Menyikapi Perilaku Oportunis dalam Pembangunan Infrastruktur di Indonesia

Menyikapi Perilaku Oportunis dalam Pembangunan Infrastruktur di Indonesia. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

Menyikapi Perilaku Oportunis dalam Pembangunan Infrastruktur di Indonesia. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

Oleh: M. Zainuddin Fikri

Pembangunan infrastruktur di Indonesia melibatkan berbagai kepentingan, termasuk mobilitas, pertumbuhan ekonomi, dan hak-hak individu. Dalam proses ini, penting untuk menemukan keseimbangan yang adil dan memastikan transparansi.

Selain kepentingan publik, hak-hak individu, seperti pemilik lahan, juga harus dilindungi melalui transparansi dan partisipasi masyarakat dalam proses pembebasan lahan dan kompensasi yang adil. Pendekatan inklusif menjadi solusi yang lebih baik untuk mencapainya.

Pemerintah harus memastikan penegakan hukum yang tegas terhadap praktik oportunis dalam proses ini. Hal ini penting karena isu ini sangat sensitif dan berpotensi menimbulkan penyalahgunaan wewenang serta pelanggaran etika dalam pembebasan lahan. Etika dalam proses ini adalah fondasi integritas.

Ketika individu atau kelompok mengabaikan kepentingan publik dan lebih mementingkan keuntungan pribadi, hal ini menghambat pembangunan berkelanjutan serta merugikan kepentingan negara dan masyarakat luas.

Dampak dari praktik oportunis ini adalah meningkatnya ketidaksetaraan di masyarakat. Sumber daya dan peluang hanya dinikmati oleh segelintir orang, sementara mayoritas masyarakat terpinggirkan.

Fenomena ini juga mengurangi kepercayaan publik terhadap institusi dan sistem pemerintahan, yang pada akhirnya menghambat partisipasi aktif dan kolaborasi dalam memajukan kepentingan bersama. Praktik oportunis dapat memicu ketegangan sosial, konflik, dan ketidakstabilan.

Untuk mengatasi perilaku oportunis, penting untuk meningkatkan kesadaran akan kepentingan bersama serta memastikan transparansi dan penegakan hukum yang tegas. Ketika individu atau kelompok hanya fokus pada keuntungan pribadi, dampaknya sangat signifikan bagi masyarakat.

Pemimpin yang berintegritas memiliki peran sentral dalam mengelola proses pembebasan lahan untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia. Integritas mencakup keselarasan antara kebijakan, prosedur, dan tujuan.

Koordinasi yang baik antar berbagai pihak terkait sangat penting, serta komitmen pada prosedur yang efektif dan memahami aturan yang berlaku harus diikuti dengan ketat.

Dalam konteks ini, etika, integritas, dan komitmen untuk terbuka dalam proses ini sangat penting untuk memastikan akuntabilitas terhadap masyarakat dan menghindari praktik oportunis. Sebagai topik yang kompleks, hal ini memerlukan pertimbangan matang, dan penempatan rasional yang tepat untuk menemukan metode serta strategi agar pembangunan selaras dengan norma.

Kesadaran akan nilai-nilai moral dan dampak tindakan terhadap orang lain menjadi kunci dalam menghindari praktik opportunis yang merugikan kepentingan bersama.

Sebagai contoh, pembangunan jalan tol adalah proyek infrastruktur yang kompleks dan memerlukan kerjasama dari berbagai pihak. Peran instansi yang terlibat sangat mempengaruhi kelancaran proses pembangunan ini.

Oleh karena itu, penting untuk memastikan transparansi, integritas, dan keadilan dalam setiap tahap pembangunan jalan tol. Hanya dengan mengutamakan kepentingan bersama, pembangunan ini dapat mencapai target yang diinginkan.

Penulis adalah Karyawan di Pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Paket 1.

DPRD Lombok Timur Setujui KUA-PPAS APBD Tahun 2025

Penandatanganan nota kesepakatan bersama antara Pemda Lombok Timur dan DPRD . (foto: ong)

Penandatanganan nota kesepakatan bersama antara Pemda Lombok Timur dan DPRD . (foto: ong)

LOMBOKINI.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur telah menyetujui Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 yang diajukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur.

Persetujuan ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama antara Pemda dan DPRD terkait KUA-PPAS Tahun Anggaran 2025, pada rapat paripurna II masa sidang III Tahun 2024 di Kantor DPR pada Senin, 12 Agustus 2024.

Penjabat (Pj) Bupati Lombok Timur, melalui Pj Sekretaris Daerah, H. Hasni, menyampaikan ucapan terima kasih atas pembahasan KUA-PPAS tersebut oleh gabungan komisi DPRD. Pembahasan mencakup aspek pendapatan, belanja, dan penerimaan pembiayaan.

“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota DPRD yang telah mendukung hingga tercapainya penandatanganan nota kesepakatan ini,” ucap Hasni.

Sebelumnya, Sapullah, selaku pelapor dari gabungan Komisi I, menyampaikan hasil proyeksi dan penyempurnaan usulan KUA-PPAS yang telah disesuaikan dengan prinsip kehati-hatian dan mempertimbangkan kondisi serta kebutuhan masyarakat.

Gabungan Komisi I juga memberikan sejumlah saran dan rekomendasi, di antaranya agar kebijakan anggaran yang telah disepakati antara Bupati dan DPRD terus diikuti dengan evaluasi berkala.

Evaluasi tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa pembangunan fisik dan non-fisik di Lombok Timur dapat terealisasi dan dinikmati langsung oleh masyarakat.

Selain itu, Komisi I juga menekankan pentingnya pemantauan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lombok Timur sebagai alat ukur keberhasilan penggunaan anggaran. ***

Jelang Pilkada 2024, Polres Lotim Perketat Pengamanan dan Patroli Siber 

Kapolres Lombok Timur, AKBP Hariyanto (kiri) bersama Pj Bupati Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik. (foto: ong)

Kapolres Lombok Timur, AKBP Hariyanto (kiri) bersama Pj Bupati Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik. (foto: ong)

LOMBOKINI.com – Menjelang pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Polres Lombok Timur (Lotim) telah mempersiapkan lebih dari 900 personel untuk menjaga keamanan.

Selain pengamanan langsung, Polres Lotim juga memantau aktivitas di dunia siber, termasuk akun media sosial seperti Facebook dan WhatsApp, untuk mengantisipasi potensi ancaman.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Lotim, AKBP Hariyanto, setelah mengikuti rapat pleno terbuka terkait Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) tingkat Kabupaten Lombok Timur, pada Sabtu 10 Agustus 2024.

“Sesuai arahan Bapak Bupati, kami dari Polres Lotim siap mendukung KPU dalam mengamankan jalannya Pilkada di Lombok Timur,” ujar Hariyanto.

Polres Lotim juga menyoroti tiga risiko online terbesar yang dihadapi masyarakat, yaitu penyebaran berita bohong (hoaks) dan penipuan (scam), ujaran kebencian, serta diskriminasi.

Konflik di media sosial, termasuk di grup WhatsApp antar pendukung pasangan calon, kerap terjadi dan perlu penanganan serius.

“Kami memiliki patroli siber untuk memantau apakah suatu aktivitas di dunia maya termasuk tindakan pidana atau tidak. Untuk itu, kami akan melibatkan para ahli,” tambah Hariyanto. ***

Warga Masbagik Utara Diedukasi Kelola Sampah untuk Kurangi Dampak Lingkungan

Pupuk cair dan maggot sebagai pakan unggas hasi pengelolaan sampah menarik perhatian warga Masbagik Utara. (foto:ong)

Pupuk cair dan maggot sebagai pakan unggas hasi pengelolaan sampah menarik perhatian warga Masbagik Utara. (foto:ong)

LOMBOKINI.com – Ratusan warga Desa Masbagik Utara, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), mengikuti edukasi pengelolaan sampah organik dan non-organik, Ahad, 11 Agustus 2024.

Acara bertema “Penyuluhan dan Kampanye Lingkungan Hidup” ini digagas oleh H. Lalu Hasan Rahman, Anggota DPRD Dapil Lotim IV, sebagai bagian dari upayanya untuk meningkatkan kesadaran lingkungan.

Kegiatan yang fokus pada pengelolaan sampah rumah tangga, baik organik maupun non-organik, dan dihadiri oleh ratusan warga Desa Masbagik Utara serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lombok Timur, yang bertindak sebagai pembicara.

Hari Rahman, yang membidangi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (PSLB3) di TPA Ijo Balit, di bawah naungan DLH Lotim, menjelaskan tentang kondisi penanganan sampah di Kabupaten Lombok Timur.

Dia mengatakan, dengan populasi hampir 1,4 juta jiwa, kabupaten ini menghasilkan lebih dari 200 ribu ton sampah per tahun, namun kurang dari 50 persen yang tertangani dengan baik.

“Sampah yang tidak tertangani seringkali berakhir di lahan kosong, saluran air, sungai, atau bahkan di laut,” kata Hari.

Sampah yang menumpuk di saluran air dapat menyebabkan banjir, sementara sampah di lahan kosong menghasilkan bau tidak sedap. Di laut, sampah tersebut dapat mengurangi hasil tangkapan ikan nelayan, yang pada akhirnya berimbas pada ekonomi.

“Seperti hukum ekonomi, ketika stok barang sedikit, harganya meningkat. Begitu pula dengan ikan,” jelas Hari.

Melalui penyuluhan dan kampanye lingkungan hidup yang dibiayai dari pokok pikiran H. Lalu Hasan Rahman fraksi Partai Golkar ini, diharapkam masyarakat dapat memanfaatkan dan meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya pengelolaan sampah.

Hari juga menekankan bahwa pengelolaan sampah memerlukan kemauan dan kedisiplinan. “Dari sekian banyak peserta, hanya satu yang sudah mempraktikkan pemilahan sampah organik dan non-organik,” ujarnya.

Dalam sesi tanya jawab, hanya satu peserta, Ibu Mariani, yang mengaku sudah memisahkan sampah plastik (non-organik) dengan sampah dapur (organik).

Dia bahkan memanfaatkan sampah plastik tersebut sebagai barang bernilai ekonomis. Namun, belum sepenuhnya memahami cara mengelola sampah dapur.

Selama penyuluhan, peserta juga diberikan penjelasan tentang cara mengelola sampah organik untuk menghasilkan biogas, pupuk cair dan padat, serta maggot untuk pakan unggas.

Ibu Asianti, salah seorang warga, menuturkan bahwa pengelolaan sampah organik di lingkungannya masih jarang dilakukan.

“Biasanya sampah langsung diangkut, hanya sampah plastik saja yang dipilah. Untuk membuat kompos atau biogas, jarang dilakukan,” ungkapnya.

Asianti berharap ada tindak lanjut dari penyuluhan ini agar masyarakat bisa langsung mempraktikkan cara-cara yang telah diajarkan.

“Kami berharap bisa mendapatkan pelatihan langsung agar tahu caranya,” harap Asianti.***