404 Not Found
Maaf, halaman yang anda cari tidak tersedia atau URL yang Anda inputkan salah
Pemerintah Daerah Lombok Timur Upayakan Keseimbangan Harga Komoditas Pertanian
Pj Bupati Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik panen raya bawang putih di Sembalun. (foto: lombokini.com/istimewa)
LOMBOKINI.com – Salah satu tantangan utama sektor pertanian di Lombok Timur adalah fluktuasi harga komoditas pertanian. Meski petani telah berhasil meningkatkan produksi, mereka sering kali menghadapi masalah harga jual yang tidak memadai.
Mengenai persoalan tersebut, Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur (Lotim), terus berupaya memperbaiki jaringan perdagangan guna memastikan mekanisme yang adil dan menguntungkan bagi petani serta melindungi daya beli masyarakat.
Hal itu disampaikan Pj Bupati Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, sesaat sebelum memimpin panen raya bawang putih di lahan Kelompok Tani Gureja Paok, Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun, pada Kamis, 29 Agustus 2024.
“Jaringan-jaringan perdagangan juga sedang dipikirkan. Pemerintah selalu berupaya berada di posisi keseimbangan. Petani panennya bagus, tetapi harga juga tidak boleh kurang bagus, bagaimana sama-sama bagus,” jelasnya
Selain isu harga, Pj Bupati juga menyoroti pentingnya regenerasi petani di Lombok Timur. Dia berharap agar profesi petani bisa menjadi pilihan utama, terutama di wilayah Sembalun yang dikenal sebagai pusat hortikultura.
“Harapan kami tidak saja Sembalun untuk Lombok Timur, Sembalun untuk NTB, Sembalun untuk Indonesia, bahkan Sembalun untuk dunia,” harap Pj Bupati.
Mengakhiri sambutannya, Pj. Bupati mengingatkan para petani untuk terus bekerja keras, tidak cepat puas, dan saling bekerja sama demi kemajuan bersama.
Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur, Sahri, sebelumnya melaporkan bahwa budidaya bawang putih di Lombok Timur tahun ini mencapai luas 425 hektar, tersebar di tiga kecamatan, yakni Sembalun, Suela, dan Wanasaba.
“Sembalun memiliki areal paling luas dengan 380 hektar dan berat panen mencapai 21 ton per hektar,”kata Sahri.
Dia berharap, program bawang putih yang didukung oleh Upland Project ini dapat mencapai target di atas 93%. Sehingga program ini bisa terus mendapatkan dukungan untuk peningkatan kapasitas kelembagaan dan keterampilan petani dalam penyediaan bawang putih di masa mendatang.***
NW Usung Calon Sendiri di Pilkada Lombok Timur 2024, Pengamat: Ancaman Politik Bagi Calon Gerindra
Calon Bupati Lombok Timur, H Suryadi Jaya Purnama (SJP) dan TGH Lalu Gede Muhammad Khairul Fatihin. (TGF).
LOMBOKINI.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW), TGKH Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani akhirnya memutuskan untuk mengusung calon sendiri dalam Pilkada Lombok Timur 2024.
Pengamat politik, Dr. Muh. Saleh, menilai keputusan ini berpotensi mengganggu Gerindra Lombok Timur dan bisa menjadi ancaman politik bagi PBNW sendiri.
PBNW telah memilih TGH Lalu Gede Muhammad Khairul Fatihin untuk mendampingi H. Suryadi Jaya Purnama sebagai bakal calon bupati. Pasangan ini didukung oleh Partai PKS.
Keputusan PBNW ini tampaknya bertentangan dengan Partai Gerindra, yang telah mengusung pasangan H. Haerul Warisin dan H. Moh Edwin Hadiwijaya dalam kontestasi Pilkada Lombok Timur.
Menurut Dr. Muh Saleh, bahwa keputusan PBNW untuk mengusung calon sendiri menunjukkan ketidaksesuaian dengan visi dan misi Partai Gerindra yang tegak lurus dan system komando.
Dampak politik bisa timbul jika Gerindra merasa terganggu oleh sikap PBNW. Menurut Saleh, ada kemungkinan keanggotaan PBNW bisa dicabut, sehingga mereka tidak memenuhi syarat untuk menjadi calon terpilih.
“Kecuali jika PBNW mampu menjalin komunikasi yang kuat dengan Gerindra, hal ini mungkin dapat dihindari,” kata Saleh, Jumat 30 Agustus 2024 di Lombok Timur.
Dalam konteks politik, Saleh menilai PBNW tidak bisa mengklarifikasi situasi persaingan kekuasaan secara jelas, karena Gerindra Lombok Timur dan NTB beserta koalisinya memiliki target kemenangan dengan berbagai strategi dan kekuatan yang dimiliki. “Ini sangat berbahaya bagi NW jika mereka tidak jeli,” kata Saleh.
Menurut akademisi dari Universitas Gunung Rinjani ini, PBNW tampaknya tergoda dengan situasi saat ini. Ada pertimbangan matang dari para pembisik karena potensi calon bupati dan wakil bupati Lombok Timur mencapai empat hingga lima pasangan.
“Mungkin perhitungan dari para pembisiknya adalah jumlah jamaah NW dengan komposisi calon ini. Mereka mungkin berpikir dengan konfigurasi ini, mereka bisa menang,” ujarnya.
Namun, jika solidaritas massa NW tidak terlihat solid, situasi bisa berubah. Pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa meski NW mengusung calon, hasilnya tidak sesuai harapan.
“Nah ini ada apa gitu kan,” ujar dosen Universitas Gunung Rinjani itu.
Saleh menilai saatnya bagi NW untuk menikmati kejayaannya bersama Gerindra, yang telah mengantarkan Zuriat NW salah satunya Lale Yaqutunnafis dan Hj. Lale Sifaun Nufus, duduk di kursi legislatif tingkat Provinsi NTB dan RI pada Pileg 2024.
“Beberapa partai politik pernah berafiliasi dengan NW, namun sekarang semua yang diusung naik. Namun, jika tidak sejalan dengan Partai Gerindra, keanggotaan mereka bisa saja dicabut dan mereka tidak memenuhi syarat menjadi calon terpilih,” terangnya.
Lebih lanjut, Dr. Saleh menilai keputusan PBNW ini tidak hanya mengganggu Partai Gerindra di Lombok Timur, tetapi juga di NTB. PKS mengusung Dr. Zulkieflimansyah sebagai bakal calon gubernur NTB, sementara Gerindra mengusung Lalu Muhammad Iqbal.
Meskipun PBNW menyatakan dukungan tetap pada Iqbal, napsi-napsi dengan PKS menurut Dr. Saleh, situasinya akan rumit. “Secara psikologis keorganisasian tidak bisa, akan sulit ditentukan,” jelasnya.
Untuk membuktikannya, suara Iqbal di Lombok Timur harus signifikan. Jika sebaliknya terjadi, jelas bahwa PKS telah memanfaatkan situasi politik PBNW. “Saya melihat apa yang dilakukan PBNW ini kontraproduktif,” tutupnya.***
Diusung PDIP, PBB dan Partai Buruh, Tanwir-Daeng Paelori Resmi Daftar di Pilkada Lombok Timur 2024
Bakal calon bupati Lombok Timur, H. Tanwil Anhar saat memberikan konfrensi Pers kepada awak media usai mendaftar di KPU. (foto: lombokini.com/ong)
LOMBOKINI.com – H. Tanwirul Anhar akhirnya resmi ikut serta dalam kontestasi Pilkada Lombok Timur 2024. Dia mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Timur (Lotim), bersama H. Daeng Paelori sebagai wakilnya, setelah mendapatkan rekomendasi dari PDI Perjuangan, PBB dan Partai Buruh di saat-saat terakhir.
Tanwir-Daeng Paelori mendaftar ke KPU Lotim, didampingi langsung oleh Ketua Partai Koalisi, yaitu PDI Peejunagan, PBB, dan Partai Buruh.
Pantauan media, iring-iringan khas PDI Perjuangan dengan warna merah mendominasi rombongan Paslon Tanwir-Daeng Paelori saat menuju ke kantor KPU Lotim.
Suasana semakin meriah dengan iringan musik tradisional yang menyemarakkan semangat para tim, relawan, dan simpatisan Paslon Tanwir-Daeng Paelori dalam menghadapi Pilkada 2024 di Kabupaten Lombok Timur.
Pasangan calon yang dikenal dengan singkatan TANDA (Tanwir-Daeng Paelori) memastikan diri maju setelah menyerahkan persyaratan, didukung oleh PDI Perjuangan, PBB, dan Partai Buruh.
“Usungan PDI Perjuangan di saat-saat terakhir ini adalah tanda baik. Ini merupakan doa dari masyarakat Lombok Timur yang berharap paket Tanwir-Daeng Paelori bisa membangun Lombok Timur lebih baik,” kata Tanwir usai mendaftar di KPU Lotim, pada Kamis, 29 Agustus 2024.
Meskipun sempat ada dinamika politik sebelum pendaftaran dibuka oleh KPU dan sebelum putusan MK dikeluarkan, yang hampir membuat mereka tidak bisa maju karena syarat 20 persen kursi, Tanwir tetap optimis setelah MK memutuskan syarat 75 persen jumlah suara perolehan partai.
“Ini berkah, Saya dan Pak Daeng Paelori sepakat untuk maju dengan dorongan dan dukungan dari masyarakat, karena karir politik kami dimulai dari bawah,” katanya.
Ketua DPC PDI Perjuangan Lombok Timur, Ahmad Sukro, menegaskan bahwa mereka mendukung pasangan calon yang merakyat. Artinya, PDIP ingin memberikan dukungan kepada Paslon yang tidak terlalu eksklusif.
Dalam hal ini, PDI Perjunagan memutuskan untuk mengeluarkan B1KWK kepada Paslon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur, H. Tanwirul Anhar dan H. Daeng Paelori, yang disingkat menjadi TANDA.
“Saya butuh calon yang merakyat di Pilkada Lombok Timur 2024. Coba lihat calon lain yang sangat eksklusif,” kata Sukro kepada awak media di KPU Lotim. ***
Hari Terakhir, Pasangan SJP-TGF Resmi Mendaftar ke KPU Lombok Timur
H. Suryadi Jaya Purnama (SJP), Bakal Calon Bupati, didampingi TGH Lalu Gede Muhammad Khairul Fatihin (TGF) menyerahkan berkas pendaftaran ke Ketua KPU Lombok Timur, Ada Suci Makbullah. (foto: lombokini.com/ong)
LOMBOKINI.com — Di hari terakhir pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati, pasangan H. Suryadi Jaya Purnama dan TGH Lalu Gede Muhammad Khairul Fatihin (SJP-TGF) resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Timur pada Kamis, 29 Desember 2024.
Pasangan ini didukung penuh oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan diiringi oleh ribuan massa dari Nahdlatul Wathan (NW) serta simpatisan PKS yang dipimpin langsung oleh TGKH Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW).
Dalam sambutannya, Ketua KPU Kabupaten Lombok Timur, Ada Suci Makbullah, menjelaskan bahwa persyaratan pencalonan pada Pilkada kali ini berbeda dibandingkan dengan Pilkada sebelumnya, berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Jika sebelumnya persyaratan pencalonan menggunakan ambang batas 20% kursi DPRD Kabupaten Lombok Timur, kini ambang batas tersebut ditetapkan berdasarkan suara sah minimal sebesar 7,5% dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).
“DPT Lombok Timur saat ini berjumlah 985.385 pemilih, dan berdasarkan putusan MK, standar ambang batas untuk calon Bupati dan Wakil Bupati adalah 7,5% dari suara sah, yaitu sekitar 56.600 suara,” jelas Ada.
“Partai Keadilan Sejahtera tampaknya telah melampaui ambang batas tersebut,” tambahnya.
Proses pendaftaran dilanjutkan dengan penyerahan berkas pasangan SJP-TGF kepada KPU. Ketua KPU menyatakan bahwa jika berkas dinyatakan lengkap, KPU akan memberikan tanda terima. Namun, jika tidak lengkap, berkas tersebut akan dikembalikan untuk dilengkapi.
H. Suryadi Jaya Purnama (SJP), calon Bupati Lombok Timur, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada KPU dan seluruh jajarannya yang telah menerima pendaftaran mereka.
“Bismillahirrohmanirrohim, saya Suryadi Jaya Purnama bersama Tuan Guru Haji Lalu Gede Muhammad Khairul Fatihin bertekad untuk mengikuti kontestasi Pilkada Lombok Timur sesuai dengan amanah masyarakat,” ujarnya.
Pasangan SJP-TGF juga menegaskan kesiapan mereka untuk mengikuti seluruh tahapan Pilkada sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
SJP optimis bahwa dukungan besar dari masyarakat merupakan pertanda kemenangan bagi pasangan ini.
“Alhamdulillah, berkas pencalonan kami dinyatakan lengkap. Dengan bimbingan para ulama dan dukungan masyarakat yang luas, insya Allah kami yakin akan meraih kemenangan dalam Pilkada Lombok Timur 2024,” tambah Suryadi.
Pasangan SJP-TGF membawa jargon “Solah Soleh”, yang dijelaskan oleh SJP sebagai representasi dari kebaikan dunia dan akhirat.
“Solah berarti kebaikan di dunia, sedangkan Soleh berarti kebaikan di akhirat. Kami berharap masyarakat Lombok Timur menjadi masyarakat yang Solah dan Soleh, bahagia di dunia dan akhirat,” harapnya.
SJP juga menekankan sinergi yang telah lama terjalin antara PKS dan Nahdlatul Wathan. “PKS dan NW telah bersinergi jauh sebelum Pilkada ini. Tidak sulit bagi kami untuk menyatukan visi dan misi karena kami mengikuti arahan para ulama dan Tuan Guru,” tutupnya.***
Dua Pasangan Bakal Calon Bupati Akan Mendaftar ke KPU Lombok Timur di Hari Terakhir
Ketua KPU Lombok Timur, Ada Suci Makbullah. (Foto: Lombokini.com/ong).
LOMBOKINI.com – Hingga sore hari pada hari kedua pembukaan pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Lombok Timur, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menerima pemberitahuan pendaftaran dari dua pasangan calon.
Kedua pasangan tersebut akan secara resmi mendaftar pada hari terakhir pendaftaran, yaitu pada Kamis, 29 Agustus 2024.
Ketua KPU Lombok Timur, Ada Suci Makbullah, menjelaskan bahwa pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati dimulai sejak pukul 08.00 hingga 24.59 WITA.
Hingga saat ini, baru dua pasangan calon yang telah mengirimkan surat pemberitahuan pendaftaran ke KPU. “Kami baru menerima pemberitahuan dari dua pasangan calon,” ungkap Ada.
Pasangan pertama adalah Tanwirul Anhar dan H D. Paelori, yang dikenal dengan sebutan “TANDA”. Mereka diusung oleh PDI Perjuangan, PBB, dan Partai Buruh.
“Mereka dijadwalkan akan datang mendaftar ke KPU pada pukul 10.00 WITA,” tambah Ada.
Pasangan kedua adalah H. Suryadi Jaya Purnama dan TGH Lalu Gede Muhammad Khairul Fatihin (SJP-Fatihin), yang diusung oleh Partai PKS. Mereka akan mendaftar ke KPU sekitar pukul 15.00 WITA.
“Kedua pasangan ini telah menyampaikan surat pemberitahuan untuk mendaftar di hari terakhir”, pungkasnya.***
Pasangan Iron-Edwin Resmi Daftar ke KPU Lombok Timur, Berikut Program yang Dijanjikan
Pasangan Iron-Edwin serahkan berkas pendaftaran ke KPU Lombok Timur. (foto: lombokini.com/ong)
LOMBOKINI.com — Bakal calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Lombok Timur 2024, H Haerul Warisin dan H Moh Edwin Hadiwijaya (Iron-Edwin) resmi mendaftatkan diri ke KPU pada Rabu, 28 Agustus 2024.
Kedatangan pasangan calon ini, didampingi oleh pimpinan partai pengusung, tim pemenangan, pendukung dan simpatisan. Mereka disambut oleh Ketua KPU Lombok Timur dan Bawaslu serta aparat keamanan turut mengamankan.
Dalam konfrensi pers bakal calon Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menyatakan rasa syukurnya atas diterimanya mereka dengan baik oleh Ketua KPU Lombok Timur.
Ia menegaskan bahwa seluruh persyaratan administratif yang diminta KPU telah terpenuhi, kecuali tes kesehatan yang sudah dijadwalkan. “Alhamdulillah, semua persyaratan yang diminta KPU sudah terpenuhi, tinggal menunggu tes kesehatan yang telah dijadwalkan,” ujar Haerul.
Haerul Warisin juga menyampaikan garis besar program yang akan dijalankannya bersama Moh Edwin Hadiwijaya. Ia menekankan pentingnya memperhatikan sektor ekonomi masyarakat kecil, seperti pedagang asongan dan pedagang kaki lima, yang selama ini menurutnya kurang mendapat perhatian dari pemerintah.
“Kami akan memberikan modal kepada pedagang kecil untuk mengangkat ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, Haerul menyoroti masalah perumahan tidak layak huni yang masih banyak ditemui di Lombok Timur. Ia berjanji untuk membangun rumah layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan.
Haerul juga menegaskan komitmennya untuk memperbaiki layanan BPJS yang seringkali tidak berfungsi maksimal, serta menggantinya dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang lebih mudah diakses oleh masyarakat.
Terkait sektor pertanian, Haerul berencana untuk mengembalikan program subsidi pupuk dengan harga yang terjangkau dan jumlah yang cukup, sesuai dengan kebutuhan petani.
Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan, dengan memberikan beasiswa kepada dokter umum untuk menjadi dokter spesialis.
“Rumah sakit kita banyak, tapi hanya bangunan saja. Dokter spesialis dan peralatan masih kurang. Ini yang akan menjadi perhatian kami ke depan,” tegas Haerul.
Ia juga mengkritisi minimnya bidan di desa-desa yang seringkali tidak mampu menangani persalinan, dan berjanji akan menambah jumlah bidan serta meningkatkan fasilitas kesehatan di seluruh wilayah Lombok Timur.
Dengan berbagai program tersebut, Haerul Warisin optimistis dapat membawa perubahan signifikan bagi masyarakat Lombok Timur jika diberi amanah untuk memimpin kembali.***
Sukiman Azmy Pimpin Pendaftaran Paslon RAMAH di KPU Lombok Timur
HM Sukiman Azmy, Ketua Dewan Pembina Tim Pemenangan RAMAH. (foto: lombokini.com/ong).
LOMBOKINI.com — Mantan Bupati Lombok Timur dua periode, HM Sukiman Azmy, turut mengawal pendaftaran pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Lombok Timur, H Rumaksi SJ dan Sukisman Azmy, yang dikenal dengan akronim RAMAH. Sukiman Azmy yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Tim Pemenangan, hadir langsung dalam proses pendaftaran tersebut.
Paslon RAMAH hadir di Kantor KPU Lombok Timur dengan didampingi oleh Ketua Tim Pemenangan, Amrul Jihadi, dan ribuan pendukung, termasuk kader partai politik (parpol) pengusung serta barisan relawan. Kedatangan mereka diterima langsung oleh Ketua KPU Lombok Timur, Ada Suci Makbullah, beserta jajarannya.
Saat memasuki Kantor KPU, Paslon RAMAH tampil kompak dengan mengenakan pakaian khas bermotif songket tenun Sasak berwarna cerah, diiringi musik tradisional gendang beleq.
Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pembina Tim Pemenangan RAMAH, HM Sukiman Azmy, mengimbau seluruh simpatisan dan pendukungnya untuk bersatu memenangkan Paslon RAMAH di Pilkada mendatang.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Lombok Timur untuk memilih dan bersama-sama memenangkan RAMAH di Pilkada mendatang, agar program-program yang telah dirintis di masa pemerintahan SUKMA dapat dilanjutkan, demi terwujudnya masyarakat Lombok Timur yang unggul dan sejahtera,” ujar Sukiman Azmy.
Ia juga menegaskan kesiapannya untuk berjuang maksimal demi kemenangan Paslon RAMAH. “Saya akan berjuang penuh untuk memenangkan RAMAH demi Lombok Timur yang lebih maju, adil, makmur, dan sejahtera,” tegasnya.
Sementara itu, Calon Bupati Lombok Timur, H Rumaksi SJ, dalam pidatonya menyatakan bahwa niatnya maju di Pilkada didorong oleh tekad dan niat tulus untuk mewujudkan masyarakat Lombok Timur yang religius, adil, unggul, makmur, amanah, sejahtera, dan harmonis (RAMAH).
Rumaksi juga berkomitmen untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan di masa pemerintahan SUKMA, meski hanya efektif dua tahun karena adanya bencana gempa bumi, pandemi COVID-19, dan PMK. Banyak kemajuan dan capaian positif yang telah diraih.
“Alhamdulillah, meski pemerintahan SUKMA hanya berjalan efektif selama dua tahun, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kita meningkat, infrastruktur pendidikan dan kesehatan semakin maju, serta pembangunan sekolah-sekolah dan Puskesmas beserta alat kesehatannya semakin baik. RSUD kita pun bertambah dari dua menjadi empat unit,” paparnya.
Selain itu, Rumaksi menambahkan bahwa infrastruktur dasar seperti jalan raya dan irigasi telah mengalami peningkatan signifikan. “Jalan raya kita sudah mantap di atas 80 persen, dan infrastruktur pertanian seperti saluran irigasi serta bendungan sudah semakin baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kita secara umum,” imbuhnya.
Dalam masa pemerintahan RAMAH ke depan, bersama Sukisman Azmy, Rumaksi berkomitmen untuk meningkatkan capaian-capaian tersebut. “Kami berkomitmen dalam masa pemerintahan RAMAH, dalam lima tahun ke depan, untuk meningkatkan capaian prestasi itu agar dampaknya semakin nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Rumaksi juga berkomitmen untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis merit. “Kami akan menjamin tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel untuk mewujudkan kualitas pelayanan publik yang baik, terutama di bidang kesehatan,” ungkapnya.
Calon Wakil Bupati Lombok Timur, Sukisman Azmy, juga menegaskan bahwa Paslon RAMAH berkomitmen untuk memastikan masyarakat Lombok Timur mendapatkan hak dasar mereka dengan baik, terutama dalam pelayanan kesehatan, pendidikan, dan layanan sosial lainnya yang dapat diakses secara gratis oleh seluruh masyarakat Lombok Timur tanpa terkecuali.
Sukisman juga menambahkan bahwa RAMAH akan konsisten dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya melalui bantuan modal untuk UMKM baru dan yang sudah berjalan, agar ekonomi masyarakat semakin berkembang, terutama di kalangan petani, peternak, nelayan, dan pedagang kecil.
“Program Lotim Berkembang yang dijalankan di masa SUKMA akan kami lanjutkan, dan kapasitas stimulus modalnya akan kami tingkatkan secara konsisten selama pemerintahan RAMAH,” ungkapnya.
Selain itu, perhatian khusus juga akan diberikan kepada pemberdayaan ekonomi pondok pesantren. “Kami berkomitmen RAMAH akan memberikan perhatian khusus untuk pemberdayaan ekonomi pondok pesantren,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Paslon RAMAH secara kompak meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Lombok Timur untuk bersama-sama mewujudkan visi dan misi yang telah mereka canangkan, demi terciptanya Lombok Timur yang religius, adil, makmur, amanah, dan harmonis (RAMAH).
“Kami memohon doa dan dukungan dari semua lapisan masyarakat untuk mendukung RAMAH. Mari kita bersama-sama berikhtiar untuk mewujudkan Lombok Timur yang adil, sejahtera, dan makmur,” tandasnya.
Pada pendaftaran tersebut, selain didampingi oleh Ketua Dewan Pembina dan Ketua Tim Pemenangan, Paslon RAMAH juga diiringi oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh kader partai politik pengusung dan relawan pemenangan RAMAH. ***
Pasangan Luthfi-Wahid Daftar di KPU, Tegaskan Prioritas Pendidikan, Ekonomi dan Kesehatan
Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur, H. M. Syamsul Luthfi dan H. Abdul Wahid (Luthfi-Wahid) saat daftar di KPU. (Foto: Lombokini.com/ong)
LOMBOKINI.com – Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur, H. M. Syamsul Luthfi dan H. Abdul Wahid (Luthfi-Wahid), secara resmi mendaftarkan diri. Pasangan yang mengusung jargon Lombok Timur Maju & Harmonis (LOTIM MANIS), ini urutan kedua mendaftar ke KPU pada Rabu, 28 Agustus 2024.
Ketua KPU Lombok Timur, Ada Suci Makbulah, mengonfirmasi kehadiran pimpinan partai pengusung pasangan Luthfi-Wahid, seperti Partai Perindo, PKB, Ummat, Garuda dan PKN. Hal ini berdasarkan PKPU No 8 Tahun 2014.
Dia juga menjelaskan bahwa ambang batas syarat pencalonan mengikuti keputusan MK Nomor 60 dan 70, yang kini tidak lagi mengikat berdasarkan jumlah kursi, melainkan suara sah.
“Hari ini kami menerima dokumen persyaratan dari calon bupati dan wakil bupati. Kami dari KPU memberikan berkas tanda terima,” jelas Ada Suci Makbulah.
Dia menjelaskan bahwa KPU akan meneliti berkas untuk memastikan kelengkapannya sesuai regulasi syarat pencalonan. “Jika tim verifikator menyatakan berkas lengkap, tidak perlu perbaikan. Namun, kami juga menyediakan ruang perbaikan berkas,” tambahnya.
Bakal calon bupati Lombok Timur, H. M. Syamsul Luthfi, menyatakan bahwa dia bersama bakal calon wakil bupati H. Abdul Wahid serta pimpinan partai pengusung dan tim sukses mengantar berkas pencalonan ke KPU.
“Sebagai warga Lombok Timur sekaligus bakal calon bupati, saya menghimbau agar pesta demokrasi ini berjalan lancar, aman, dan damai,” ujar Syamsul Luthfi.
Dia menambahkan, pada gelaran Pileg dan Pilpres 2024, seluruh calon mengedepankan persatuan dan menghindari fitnah, adu domba, serta provokasi yang merugikan.
“Kami, pasangan Luthfi-Wahid, berkomitmen untuk menjunjung peraturan KPU dan Bawaslu dengan baik,” tegas Syamsul Luthfi.
Lebih lanjut, Syamsul Luthfi menyampaikan prioritas pasangan Luthfi-Wahid untuk memajukan pendidikan di Lombok Timur serta menuntaskan berbagai masalah kesehatan, seperti stunting, pengurangan angka kematian bayi dan ibu melahirkan, gizi buruk, serta peningkatan sarana dan prasarana kesehatan.
Dari sisi ekonomi, pasangan dengan jargon. LOTIM MANIS ini berkomitmen mengatasi ketimpangan ekonomi di Kabupaten Lombok Timur, dengan menerapkan kebijakan yang berpihak pada usaha mikro, kecil, dan menengah.***
Hari Kedua Pendaftaran di KPU Lombok Timur, Pasangan RAMAH Jadi yang Pertama Mendaftar
Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Lombok Timur, H. Rumaksi SJ dan H. Sukisman Azmy, konfrensi pers usai menyerahkan berkas pendaftaran di KPU. (Foto: Lombokini.com/ong)
LOMBOKINI.com – Pada hari kedua pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Lombok Timur di KPU, pasangan H. Rumaksi SJ dan H. Achmad Sukisman Azmy, atau dikenal dengan pasangan RAMAH menjadi yang pertama mendaftar.
Pasangan ini memulai perjalanan mereka dari Taman Kota Selong, diiringi oleh partai koalisi, pendukung, simpatisan, dan iringan suara gamelan yang bergemuruh.
Ketua KPU Lombok Timur, Ada Suci Makbullah, menyampaikan bahwa pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati untuk Pilkada serentak di Indonesia dibuka pada 27-29 Agustus 2024.
“KPU Lombok Timur menerima pendaftaran pertama dari pasangan calon Rumaksi dan Sukisman Azmy,” kata Ada Suci Makbullah dalam sambutannya, Rabu, 28 Agustus 2024.
Dia menjelaskan bahwa Pilkada serentak 2024 berbeda dengan Pilkada sebelumnya karena adanya Putusan MK Nomor 60 dan 70, di mana ambang batas tidak lagi mengikat berdasarkan jumlah kursi, melainkan dengan suara sah.
“Minimal suara sah 7,5 persen dari jumlah DPT kita menjadi syarat bagi pasangan calon untuk mendaftarkan diri sebagai calon bupati dan wakil bupati Lombok Timur,” jelasnya.
Persyaratan administrasi lainnya, lanjutnya, akan diverifikasi untuk memastikan kelengkapannya. Ada juga menegaskan bahwa KPU Lombok Timur telah mematuhi Putusan MK terkait ambang batas syarat pencalonan.
Sementara itu, bakal calon bupati Lombok Timur, H Rumaksi SJ, menyatakan bahwa hari ini merupakan momen penting dan bersejarah dalam proses demokrasi di Kabupaten Lombok Timur.
“Dengan penuh tanggung jawab, kami secara resmi mendaftarkan diri sebagai calon bupati dan wakil bupati Lombok Timur,” ujar Rumaksi.
Dia juga menambahkan bahwa keputusannya untuk maju bersama Sukisman Azmy didorong oleh keinginan kuat untuk melanjutkan program-program yang tertunda selama kepemimpinannya bersama H. M. Sukiman Azmy.
“Kami akan meneruskan program-program yang sempat tertunda karena pandemi COVID-19 dan membawa perubahan yang lebih baik di Lombok Timur dalam lima tahun ke depan,” tegasnya. ***
Kantor DPD Golkar di Gelang Ditunjuk Sebagai Sekretariat TKD Iron-Edwin
Kantor DPD Partai Golkar Lombok Timur sebagai Sekretariat bersama pasangan Iron-Edwin. (foto: lombokini.com/ong)
LOMBOKINI.com — Kantor DPD Golkar Lombok Timur, di Jl. TGH. Zainuddin Abdul Majid, Gelang, Selong, ditunjuk sebagai sekretariat Tim Kampanye Daerah (TKD) pasangan H Haerul Warisin dan H Moh. Edwin Hadiwijaya (Iron-Edwin), sebagai calon bupati dan wakil bupati Lombok Timur.
Ketua TKD Iron-Edwin terpilih, H Lalu Hasan Rahman mengatakan, pemilihan kantor DPD Golkar Lombok Timur di Gelang, atas kesepakatan bersama partai koalisis pasangan Iron-Edwin.
“Tidak ada paksaan dari kami. Tetapi mereka kompak menyepakati sekretariat bersama TKD Iron-Edwin di DPD Partai Golkar,”kata Lalu Hasan Rahman, Rabu, 28 Agustus 2024.
Saat ini, sambung dia, sedang menyusun struktur TKD Iron-Edwin. “Kami upayakan ramping tetapi kerjanya maksimal,”ujar Miq Maman Akrabnya itu.
Selain itu, koalisi partai dengan infrastruktur masing-masing untuk mengaktifkan sayap-sayap partai. Disamping itu juga, memantau kinerja relawan agar tetap solid.
“TKD ini prinsip kerjanya seperti TKD Prabowo-Gibran,”jelas Miq Hasan.
Ia berharap, dengan adanya TKD Iron-Edwin ini, mendapat tanggapan positif dari elemen masyarakat Lombok Timur. Sebab, selinier dengan TKD provinsi dan pusat.
“Sehingga, program-program dari pusat bisa bersinergi dengan kabupaten untuk kesejahteraan masyarakat,”ujar Miq Maman.
Lebih jauh, Ketua DPD II Partai Golkar Lombok Timur ini menyebut, moto TKD Iron-Edwin adalah solid didepan dan solid dibelakang.
“Solid depan untuk memenangkan Iron-Edwi, solid dibelakang untuk memenangkan hati rakyat melalui program-program yang sudah dijanjikan,”ujar Lalu Hasan. ***
Pasangan Iron-Edwin Perkuat Konsolidasi Partai Koalisi Jelang Daftar ke KPU
Penandatanganan persetujuan partai koalisi, salah satunya Golkar Lombok Timur. (foto: lombokini.com/ong)
LOMBOKINI.com – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin dan H Moh Edwin Hadiwijaya (Iron-Edwin), kian memperkuat langkah mereka menjelang pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang akan dilaksanakan, pada Rabu 28 Agustus 2024. Salah satu langkah mereka adalah konsolidasi dengan partai-partai koalisi.
Rapat konsolidasi yang digelar di kediaman Haerul Warisin tersebut dihadiri oleh perwakilan fraksi, ketua partai politik, dan pengurus dari Partai Golkar, PAN, PPP, PSI, serta Prima.
Pertemuan ini juga menandai penandatanganan persetujuan partai koalisi, yang merupakan momen penting bagi pasangan yang dikenal dengan jargon “Lombok Timur Smart.”
Dalam sambutannya, Haerul Warisin menyatakan bahwa penandatanganan berkas oleh pimpinan partai politik merupakan langkah menuju calon resmi.
“Berkas ini akan kami serahkan ke KPU untuk menjadi calon resmi,” ujar Haerul Warisin pada Selasa, 27 Agustus 2024.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pimpinan partai politik, pengurus, serta fraksi yang hadir dengan penuh ikhlas untuk rapat konsolidasi.
Selain itu, koalisi yang telah terbentuk ini telah memenuhi janji kepada masyarakat Lombok Timur dengan mengamankan lebih dari 20 kursi.
“Kami telah memperoleh 22 kursi meskipun dengan berbagai dinamika,” ujar Iron.
Pada saat pendaftaran ke KPU Lombok Timur, diperkirakan pasangan Iron-Edwin akan dikawal oleh sekitar 2. 000 pendukung. H Iron juga meminta tim pemenangan untuk mempersiapkan kondisi para relawan.
“Kami ingin memastikan kondusivitas Lombok Timur. Dengan pendaftaran besok, kami berharap tercipta suasana keamanan dan kenyamanan. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Dalam pertemuan ini juga diperkenalkan Gema Ahmad Muzakkir sebagai Ketua Tim Pemenangan Kabupaten dan H Lalu Hasan Rahman, Ketua DPD Golkar Lombok Timur, sebagai Ketua Tim Kampanye Daerah pasangan Iron-Edwin.***
Luthfi-Wahid Gelar Deklarasi dan Kukuhkan Tim Pemenangan Jelang Daftar di KPU
Luthfi-Wahid Gelar deklarasi dan kukuhkan Tim Pemenangan Kecamatan. (Foto: Lombokini.com).
LOMBOKINI.com – Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur, H. M. Syamsul Luthfi dan H. Abdul Wahid (Luthfi-Wahid), menggelar deklarasi menjelang pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Timur.
Acara deklarasi ini berlangsung di kediaman calon Wakil Bupati, H. Abdul Wahid, yang terletak di Desa Mamben Daya, Kecamatan Wanasaba, pada Senin, 27 Agustus 2024.
Deklarasi ini juga diiringi dengan pengukuhan tim pemenangan di tingkat kecamatan, yang dihadiri langsung oleh pasangan Luthfi-Wahid bersama istri masing-masing.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Pimpinan Yayasan Darussalam Al-Kubro, TGH. Yahya Ibrahim Saleh Al Madani, para anggota dewan dari partai pengusung seperti PKB dan Perindo, serta ratusan tim pemenangan, relawan, dan simpatisan.
Dalam kesempatan itu, bakal calon Bupati, H. M. Syamsul Luthfi mengajak seluruh tim pemenangan dan relawan untuk menyatukan tekad serta semangat dalam meraih kemenangan di Pilkada Lombok Timur yang akan digelar pada 27 November 2024 mendatang.
Seruan motivasi yang disampaikan Luthfi disambut dengan tepuk tangan dan sorakan semangat dari para hadirin.
“Kita sebagai tim pemenangan harus seiring, sejalan, senasib, sepenanggungan. Prinsip gotong royong harus kita utamakan dalam mengarungi pertarungan ini. InsyaAllah kita akan menang,” ujar Syamsul Luthfi dengan penuh keyakinan.
Syamsul Luthfi juga menyoroti adanya praktik kampanye hitam yang sering terjadi menjelang Pilkada. Menurutnya, momen Pilkada sering dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan fitnah dengan tujuan menjatuhkan calon lain.
“Saya sendiri sering mengalami black campaign, terutama terkait latar belakang saya sebagai bagian dari organisasi NWDI,” ungkap Luthfi.
Luthfi menegaskan bahwa ia bersama pasangannya, H. Abdul Wahid, tidak akan mengutamakan kepentingan kelompok tertentu jika terpilih sebagai pemimpin Lombok Timur. Meski memiliki latar belakang dari NWDI dan Nahdlatul Ulama (NU), mereka berkomitmen untuk memperjuangkan kepentingan seluruh masyarakat Lombok Timur.
“Kami akan mengedepankan kepentingan seluruh masyarakat Lombok Timur. Tidak boleh ada yang merasa lebih dalam perjuangan ini, kita semua satu barisan dan satu elemen kekuatan. Kita harus saling bahu-membahu,” tegas Syamsul Luthfi.
Pasangan Luthfi-Wahid berjanji akan berdiri di tengah-tengah kepentingan masyarakat Lombok Timur yang terdiri dari berbagai kelompok dan organisasi.
“Tidak perlu ragu dengan kami,” kata Syamsul Luthfi.
Syamsul Luthfi juga mengingatkan timnya agar tidak lengah dalam sisa waktu yang ada. Dia meminta seluruh tim dan relawan untuk bergerak secara masif dalam mensosialisasikan pasangan Luthfi-Wahid ke masyarakat, dari tingkat desa hingga dusun.
“Bersama Pak H. Abdul Wahid, kami akan melantik koordinator desa (koordes) di 254 desa dan kelurahan di Lombok Timur. Kami juga akan turun langsung untuk bersilaturahmi ke seluruh desa dan kelurahan. Melalui perjuangan dan kekompakan, kita akan meraih kemenangan,” tutup Syamsul Luthfi.
Sementara itu, bakal calon wakil bupati, H. Abdul Wahid menegaskan pentingnya semangat dan kerja keras dalam meraih kemenangan.
“Kita harus terus bersemangat, bekerja, dan berjuang untuk bisa meraih kemenangan. Insya Allah Lombok Timur akan jauh lebih baik dan maju jika dipimpin oleh Luthfi-Wahid,” ucapnya singkat. ***
BBPOM Mataram dan Pemprov NTB Perkuat Sinergi untuk Pengawasan Obat dan Makanan
Audiensi Kepala BBPOM di Mataram dengan Pj. Gubernur NTB. ( foto: lombokini.com/istimewa)
LOMBOKINI.com – Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram, Yosef Dwi Irwan, bersama jajaran, melakukan audiensi dengan Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Mayor Jenderal (Purn) Hasanuddin, pada Selasa, 27 Agustus 2024.
Pertemuan guna memperkuat dukungan pemerintah daerah terhadap program BBPOM, dihadiri oleh Asisten I Setda NTB, Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB, dan Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi NTB.
Yosef menegaskan pentingnya peran obat dan makanan dalam aspek kesehatan, ekonomi, ketahanan nasional, dan daya saing bangsa. Ia menekankan bahwa untuk memastikan ketersediaan obat dan makanan yang aman, bermutu, dan bergizi, BPOM tidak dapat bekerja sendirian.
“Kami sangat menghargai dukungan dari Pemerintah Provinsi NTB dan berharap kolaborasi ini dapat terus diperkuat demi kesehatan masyarakat dan peningkatan daya saing pelaku usaha,” ujar Yosef.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan efektivitas pengawasan obat dan makanan di daerah, sejak tahun 2020, BBPOM telah mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik yang dikelola oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.
Pada tahun 2024, total anggaran DAK Non Fisik untuk NTB mencapai 4,5 miliar rupiah, yang diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengawal mutu dan keamanan pangan, pemberdayaan masyarakat, serta meningkatkan daya saing UMKM.
BBPOM juga memiliki tiga program berbasis komunitas untuk meningkatkan kesadaran keamanan pangan, yaitu Desa Pangan Aman, Pasar Aman Berbasis Komunitas, dan Intervensi PJAS Aman.
Program tersebut telah menunjukkan hasil yang membanggakan dengan prestasi nasional yang diraih oleh beberapa desa, sekolah, dan pasar di NTB pada tahun 2023 dan 2024. Namun, Yosef mengakui bahwa intervensi ini masih perlu diperluas ke wilayah-wilayah lain di NTB.
Meski demikian, beberapa tantangan masih perlu diatasi, seperti penggunaan bahan berbahaya seperti boraks dalam kerupuk, penjualan antibiotik tanpa resep dokter yang dapat memicu Anti Microbial Resistance (AMR), serta peredaran obat-obatan seperti Tramadol, Trihexyphenidil, dan Dextromethorphan.
Pada akhir audiensi, Yosef menegaskan komitmen BBPOM di Mataram untuk mendukung program-program Pemprov NTB.
“Kami ingin kehadiran BBPOM di Mataram benar-benar dirasakan oleh masyarakat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengawal mutu dan keamanan obat serta makanan, serta meningkatkan daya saing UMKM,” tutupnya.
Pj. Gubernur Hasanuddin mengapresiasi upaya BBPOM dan mengingatkan pentingnya edukasi kepada masyarakat agar semakin sadar dalam memilih produk yang aman untuk dikonsumsi.
“Kami berterima kasih atas upaya BBPOM dalam menjaga keamanan pangan dan obat-obatan di NTB. Edukasi ini harus terus ditingkatkan melalui kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pencegahan yang sistematis dan terpadu agar permasalahan dapat ditangani sebelum menjadi besar.
Dengan sinergi yang kuat antara Pemda Provinsi NTB dan BBPOM, diharapkan masyarakat NTB semakin terlindungi dari risiko kesehatan akibat obat dan makanan yang tidak aman, serta didukung dalam pertumbuhan ekonomi dan daya saing pelaku usaha, terutama UMKM. ***
Golkar Mantapkan Dukungan ke Pasangan Iron-Edwin
Ketua DPD Golkar NTB, H. Mohan Roliskana didampingi Ketua DPD Golkar Lotim, H. Lalu Hasan Rahman, menyerahkan form B.1- KWK ke pasangan Iron-Edwin. (foto: lombokini.com/istimewa)
LOMBOKINI.com – Mendekati pembukaan pendaftaran ke KPU Lombok Timur, pasangan H. Haerul Warisin dan H. Moh. Edwin Hadiwijaya (Iron-Edwin) akhirnya menerima form B.1-KWK dari Partai Golkar sebagai syarat mendaftar sebagai calon bupati dan wakil bupati.
Ketua DPD Partai Golkar NTB, H. Mohan Roliskana, mengakui bahwa penyerahan form B.1-KWK tersebut dilakukan di saat-saat terakhir. Hal ini, menurutnya, merupakan bentuk kehati-hatian partai dalam memformulasikan arah dukungan.
“Kami selalu menggunakan variabel yang paling ilmiah dalam menentukan calon kepala daerah, yaitu berbasis survei,” kata Mohan Roliskana pada Senin, 28 Agustus 2024.
Mohan menjelaskan bahwa survei dilakukan lebih dari sekali untuk memantau semua calon kepala daerah.
“Dari berbagai survei terakhir, ini adalah hasil referensi yang kami gunakan untuk menentukan dukungan bagi calon kepala daerah,” jelasnya.
Sebagai partai politik, lanjut Mohan, Golkar memiliki orientasi yang jelas: calon yang diusung harus memenangkan kontestasi.
“Saya bersyukur, kita sudah menyelesaikan proses ini dan telah memberikan B.1-KWK kepada semua calon kepala daerah,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Mohan juga mengingatkan para calon untuk turun langsung berjuang agar mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat.
“Saya ingin memastikan bahwa semua kader Golkar harus mengikuti dan mendukung kebijakan partai. Kita harus tegak lurus untuk memenangkan calon yang kita usung,” tegasnya.
“Form B.1-KWK ini adalah syarat bagi calon untuk mendaftar di KPU”, tutupnya.***
PT ESL Tanggapi Tuduhan Kepala Desa Sekaroh Terkait Larangan Wisatawan Masuk Pantai Pink
Koordinator Program PT Eko Solusion Lombok (ESL), Putrawan Habibi. (Foto: Lombokini.com/ong).
LOMBOKINI.com – PT Eco Solution Lombok (ESL) menanggapi tuduhan Kepala Desa Sekaroh, Mansyur, terkait dugaan keterlibatan “kongkalikong” antara PT ESL dan Dinas Kehutanan Provinsi NTB mengenai larangan pengunjung di area barat Pantai Pink, Sekaroh, Kecamatan Jerowaru.
Sebelumnya, melalui berbagai platform media online, Mansyur mempertanyakan batas wilayah izin PT ESL, mengingat adanya larangan bagi wisatawan untuk memasuki area barat Pantai Pink. Bahkan Kades menuduh adanya kongkalikong dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB.
Koordinator Program PT ESL, Putrawan Habibi, menegaskan bahwa pembatasan tersebut hanya berlaku untuk kendaraan, bukan pengunjung.
Pembatasan itu didasarkan pada Peraturan Presiden No. 51/2016 tentang Batas Wilayah Pesisir/Sepadan Pantai, yang bertujuan melaksanakan ketentuan Pasal 31 Ayat (3) Undang-Undang No. 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, yang telah diubah dengan Undang-Undang No. 1 Tahun 2014 (“Undang-Undang WP3K”).
Habibi menjelaskan bahwa Kepala Desa Sekaroh sudah mengetahui hal ini, terutama karena ia telah menyetujui larangan parkir tersebut dalam beberapa pertemuan dengan Sekda NTB, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta DPMPTSP Provinsi NTB, pada 8 Februari, 23 Juni, dan 26 Juni 2023.
“Pertemuan-pertemuan tersebut membahas perlindungan lingkungan, hutan, peraturan sepadan pantai, dan konservasi Pantai Pink,” ujar Habibi, kepada Lombokini.com, Senin, 26 Agustus 2024.
Habibi merasa aneh jika kini Kepala Desa Sekaroh mempertanyakan hal ini, padahal ia telah terlibat dalam proses pengambilan keputusan mengenai larangan tersebut.
“Tidak jelas mengapa sikap Kepala Desa berubah,” kata Habibi sambil menunjukkan berbagai dokumen dan peraturan pendukung.
Ia mencontohkan bahwa pada 17 Agustus 2024, saat perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia, pengunjung tetap dapat mengakses area tersebut dengan berjalan kaki, tanpa pembatasan atau larangan. Hal ini bertujuan untuk melestarikan keindahan Pantai Pink dan mendukung upaya rehabilitasi lingkungan.
PT ESL juga telah menyediakan area parkir di luar kawasan pantai dan menawarkan pengelolaannya kepada Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sekaroh, namun hingga kini tawaran tersebut belum direspons.
Lebih lanjut, Habibi mengungkapkan bahwa Pantai Pink mulai kehilangan warna pinknya yang magis, sebagian besar disebabkan oleh kendaraan yang parkir ilegal di area pantai.
Parkir di sepadan pantai mengakibatkan kerusakan lingkungan, merusak rumput alami yang memisahkan tanah dari pasir pink, dan menyebabkan erosi. “Akibatnya, pasir pink bercampur dengan lumpur, mengubah warna pasir menjadi abu-abu atau coklat,”jelasnya.
Pantai Pink di Sekaroh, yang merupakan salah satu dari 17 pantai di seluruh dunia dengan warna pink alami, menjadi tempat parkir mobil, berbeda dengan pantai-pantai pink lainnya yang terlindungi dengan baik.
“Seharusnya, aset lingkungan yang sangat berharga ini dirawat dengan baik, bukan malah merusaknya,” ungkap Habibi, yang juga dikenal sebagai pemerhati lingkungan NTB.
Habibi menambahkan bahwa PT ESL dan Konsorsium Iklim dan Lingkungan NTB akan mendukung UNRAM sebagai bagian dari konsorsium untuk melaksanakan upaya konservasi di Pantai Pink selama musim hujan ini, dengan tujuan mengembalikan warna pink pantai.
“Sangat penting bagi semua pihak untuk melindungi dan merehabilitasi Pantai Pink agar tetap menjadi ikon pariwisata NTB,” ujarnya.
Saat ditanya lebih lanjut mengenai izin desa untuk mengelola, pembangunan fasilitas permanen di area pantai, dan parkir ilegal, Habibi mengarahkan pertanyaan kepada pemerintah desa dan instansi terkait.
Menurutnya, Pantai Pink sebenarnya termasuk dalam Kawasan Hutan Lindung RTK-15 Sekaroh, sehingga segala kegiatan di sana harus mematuhi peraturan dan perizinan yang berlaku.
“Kami hanya menjalankan kegiatan sesuai dengan peraturan yang ada dan kesepakatan sebelumnya dengan instansi pemerintah,” pungkas Habibi. ***
Kalimantan Selatan Tuan Rumah HPN 2025, Medan Siap Gelar Porwanas 2027
Konkernas PWI yang berlangsung di Hotel Aria Barito, Banjarmasin. (foto: radarbanten.co.id)
LOMBOKINI.com – Kalimantan Selatan akan kembali menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) pada tahun 2025, sementara Medan, Sumatera Utara, telah ditetapkan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) tahun 2027.
Sebelumnya, HPN direncanakan digelar di Riau, namun keputusan final diambil dalam Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang berlangsung di Hotel Aria Barito, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Rabu, 21 Agustus 2024.
Konkernas yang mengusung tema “Merawat Kebersamaan Menuju PWI yang Lebih Baik” ini dihadiri oleh ketua dan pengurus dari 30 PWI Provinsi.
Dalam forum tersebut, PWI menolak hasil Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar oleh kubu Zulmasyah di Jakarta beberapa hari sebelumnya dan menegaskan dukungan mereka terhadap Hendry Ch Bangun sebagai Ketua Umum PWI Pusat periode 2023-2028.
Dalam acara pembukaan Konkernas, Hendry Ch Bangun menegaskan bahwa tidak ada dualisme kepengurusan di PWI Pusat. Ia menekankan bahwa kepengurusan PWI yang sah adalah hasil Kongres PWI yang digelar di Bandung pada 27 September 2023.
Hendry juga menyebut bahwa KLB yang diadakan baru-baru ini tidak sah dan ilegal, karena diinisiasi oleh pengurus yang sudah dipecat.
“KLB itu diadakan oleh orang-orang yang sedang mengigau dan pengurus yang sudah dipecat. Mereka telah melanggar AD/ART dengan tujuan yang tidak baik. Oleh karena itu, KLB tersebut tidak sah dan ilegal,” tegas Hendry.
Sejak terpilih sebagai Ketua Umum, Hendry Ch Bangun telah merealisasikan beberapa program kerja yang dijanjikan dalam Kongres di Bandung. Di antaranya, peningkatan profesionalisme dan wawasan kebangsaan wartawan anggota PWI melalui Program Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan Sekolah Jurnalistik Indonesia (SJI).
“Sejak 27 September hingga saat ini, PWI telah sukses menyelenggarakan 20 kali UKW gratis di berbagai provinsi di seluruh Indonesia. Insyaallah, hingga akhir Desember 2024, semua UKW gratis akan tuntas diadakan di 38 provinsi plus satu di PWI Solo,” jelasnya.
Sementara itu, Sekolah Jurnalistik Indonesia (SJI) gratis telah digelar di empat provinsi dan akan diselenggarakan di empat provinsi lainnya, termasuk Sumatera Utara dan Jawa Timur, dalam waktu dekat.
Hendry juga menjelaskan bahwa PWI di bawah kepemimpinannya terus menjadi mitra strategis dalam edukasi dan sosialisasi Pilkada Damai. Selain itu, dalam kerjasama internasional, PWI masih diakui sebagai mitra terpercaya oleh Korea Selatan dan China.
“Di tengah dinamika organisasi dan tantangan masa depan yang semakin kompleks, PWI tetap diakui eksistensinya dan mendapat kepercayaan tinggi dari berbagai pemangku kepentingan,” pungkasnya. ***
50 Anggota DPRD Lombok Timur Periode 2024-2029 Dilantik, Gerindra dan PAN Dominasi Kursi
50 Anggota DPRD Lombok Timur Dilantik. (foto: istinewa)
LOMBOKINI.com – Sebanyak 50 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur periode 2024-2029 resmi dilantik. Pelantikan dilakukan pada Rabu, 21 Agustus 2024, dengan Partai Gerindra mendominasi perolehan kursi, diikuti oleh PAN.
Sekretaris DPRD Lombok Timur, H. Ahyan, membacakan Surat Keputusan (SK) yang menetapkan Muhammad Yusri dari Partai Gerindra sebagai Ketua sementara DPRD Lombok Timur, serta Ubaidillah dari PAN sebagai Wakil Ketua.
Pengambilan sumpah dan janji jabatan bagi 50 anggota DPRD Kabupaten Lombok Timur periode 2024-2029 dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Selong. Prosesi tersebut turut disaksikan oleh Penjabat Bupati Lombok Timur, perwakilan KPU dan Bawaslu Lombok Timur, sejumlah pejabat Forkopimda, perwakilan OPD Lombok Timur, serta keluarga para anggota dewan terpilih.
Penjabat Gubernur NTB, Hasanuddin, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Penjabat Bupati Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, mengatakan para anggota DPRD yang dilantik memiliki peran penting, bukan hanya dalam menyetujui Perda dan anggaran daerah, tetapi juga sebagai mitra kepala daerah dalam mendorong kemajuan daerah demi terciptanya kesejahteraan rakyat.
“Selamat kepada seluruh anggota DPRD Lombok Timur yang telah dilantik. Mari kita jalin harmonisasi antara eksekutif dan legislatif demi kemajuan Lombok Timur,” harapnya. ***
NTB Raih Medali Pertama di Porwanas Banjarmasin 2024
NTB raih medali pertama di Porwanas Banjarmasin 2024. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).
LOMBOKINI.com – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) langsung mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih medali pertama pada hari pertama Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) Banjarmasin 2024, yang digelar pada Rabu, 21 Agustus 2024.
Cabang olahraga tradisional asal Kalimantan Selatan ini, Balogo, dilaksanakan di GOR Hasanuddin, Banjarmasin, dan diikuti oleh delapan provinsi. Tim NTB tampil impresif dengan langsung mengumpulkan 4 poin di awal pertandingan.
Dalam pertandingan yang terdiri dari 8 ronde, NTB berhasil mengumpulkan total 22 poin, berada di bawah Kalimantan Selatan (Kalsel) yang mendominasi dengan 45 poin dan meraih medali emas.
Posisi NTB sempat terancam oleh permainan cemerlang dari Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Kalimantan Tengah (Kalteng). Sulsel sempat menyamai perolehan poin NTB dengan 20 poin. Bahkan, Kalteng berhasil mendekati dengan 21 poin di ronde terakhir.
Namun, NTB masih memiliki satu ronde tersisa. Ronde ini dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Zakariah, yang turun sebagai pemukul pertama, sehingga NTB berhasil menyamakan poin dengan Kalsel di angka 21.
Karena poin yang sama, diadakan babak play-off untuk menentukan peraih medali perak, mengingat Kalsel sudah dipastikan meraih emas.
Pada babak play-off, Kalteng yang bermain pertama gagal menambah poin. Hal ini membuat NTB hanya membutuhkan satu poin untuk mengamankan medali perak.
Kesempatan itu pun dimanfaatkan dengan baik oleh tim NTB, dan mereka pun berhasil meraih medali perak. Medali Balogo diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Selatan, Hermansyah.
Balogo masih menyisakan dua nomor lagi yang akan dipertandingkan, yakni nomor perorangan dan beregu. “Alhamdulillah, kami berhasil meraih medali pertama bagi NTB. Semoga bisa menambah medali di nomor lainnya,” ujar Fajar Rachmat, Ketua Tim Balogo NTB.***
Deklarasi Paslon RAMAH : Siap Lanjutkan Pembangunan Lombok Timur
Deklarasi terbuka paslon RAMAH di Desa Bagikpapan, Kecamatan Pringgabaya. (foto: istimewa)
LOMBOKINI.com – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur, Rumaksi dan Sukisman Azmy, yang dikenal dengan RAMAH, secara resmi menggelar deklarasi terbuka pada Rabu, 21 Agustus 2024.
Deklarasi ini dihadiri oleh jajaran struktur partai politik pengusung, yaitu Partai NasDem, Demokrat dan Partai Gelora, serta ratusan relawan dan simpatisan.
Acara deklarasi ini berlangsung di kediaman Rumaksi, di Desa Bagikpapan, Kecamatan Pringgabaya. Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Dewan Pembina Tim Pemenangan Paslon RAMAH, HM Sukiman Azmy, dan Ketua Tim Pemenangan, Amrul Jihadi.
Dalam sambutannya, Sukiman Azmy mengungkapkan rasa terima kasih kepada pimpinan ketiga partai pengusung yang telah berkomitmen mendukung pasangan RAMAH dalam Pilkada Lombok Timur 2024.
Dia mengatakan, persatuan di antara partai pengusung dan relawan akan menjadi kekuatan besar untuk memenangkan Paslon RAMAH.
“Kita harus bersatu dalam perjuangan ini. Hanya dengan bersatu kita dapat menghadapi tantangan dan meraih kemenangan,” kata Sukiman.
Dikatakan Sukiman, kelanjutan pembangunan di Lombok Timur hanya bisa terjamin jika Paslon RAMAH terpilih dalam Pilkada yang akan datang.
Ketua Tim Pemenangan Paslon RAMAH, Amrul Jihadi, menekankan pentingnya ikhtiar yang sungguh-sungguh dari seluruh struktur partai pengusung dan relawan untuk memenangkan pasangan ini.
Dia mengatakan bahwa deklarasi ini merupakan momentum awal dari perjuangan bersama untuk memastikan Lombok Timur lebih baik di masa depan.
“Kita harus turun ke lapangan, mendengarkan aspirasi masyarakat, dan menyampaikan harapan mereka. Kita harus jawab harapan masyarakat itu dengan memenangkan RAMAH,” kata Amrul Jihadi.
Sementara itu, Calon Bupati Lombok Timur, Rumaksi, mengstakan Paslon RAMAH akan melanjutkan program pembangunan yang dimulai oleh pemerintahan SUKMA, yang sebelumnya terhambat akibat bencana gempa bumi dan pandemi COVID-19.
Jika terpilih, dia berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program, termasuk pemberian insentif bagi Ketua RT, Kader Posyandu, perangkat desa, marbot, dan guru ngaji.
“Kami akan membuka iklim usaha yang baik dengan membangunkan industrialisasi untuk mendapatkan nilai tambah hasil produksi pertanian, perkebunan, dan perikanan,” jelas Rumaksi.
Acara deklarasi ini turut dihadiri oleh Anggota DPD RI, Evi Efita Maya, Anggota DPR RI terpilih Mori Hanafi, serta tokoh masyarakat dan pemuda dari seluruh Lombok Timur.
Paslon RAMAH optimis bahwa dengan dukungan partai pengusung dan kekuatan relawan, mereka akan mampu memenangkan Pilkada Lombok Timur 2024 dan melanjutkan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. ***
MK Ubah Syarat Pencalonan Kepala Daerah bagi Partai Politik
Pemohon yang diwakili oleh Said Salahudin selaku kuasa hukum saat pembacaan putusan Nomor 60/PUU-XXII/2024, Selasa (20/8/2024). (foto: mkri.id)
LOMBOKINI.com — Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengabulkan sebagian permohonan Partai Buruh dan Partai Gelora terkait ambang batas pencalonan kepala daerah. Dalam Putusan Nomor 60/PUU-XXII/2024 yang dibacakan pada Selasa (20/8/2024), MK menetapkan ambang batas baru yang harus dipenuhi oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu untuk dapat mendaftarkan pasangan calon kepala daerah, termasuk gubernur, bupati, dan walikota.
Ketua MK, Suhartoyo, yang membacakan amar putusan, menyatakan bahwa Pasal 40 ayat (1) UU Pilkada tidak lagi memiliki kekuatan hukum mengikat kecuali diartikan bahwa partai politik atau gabungan partai politik dapat mengusulkan pasangan calon jika telah memenuhi syarat perolehan suara sah di provinsi atau kabupaten/kota tertentu, dengan rincian sebagai berikut:
- Provinsi dengan DPT hingga 2 juta jiwa: Partai politik atau gabungan partai politik harus memperoleh suara sah minimal 10%.
- Provinsi dengan DPT lebih dari 2 juta hingga 6 juta jiwa: Minimal suara sah yang harus diperoleh adalah 8,5%.
- Provinsi dengan DPT lebih dari 6 juta hingga 12 juta jiwa: Suara sah minimal yang harus diperoleh adalah 7,5%.
- Provinsi dengan DPT lebih dari 12 juta jiwa: Partai politik harus memperoleh minimal 6,5% suara sah.
- Ketentuan serupa juga berlaku untuk pengusulan calon bupati dan walikota, dengan persentase suara sah yang bervariasi berdasarkan jumlah penduduk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di kabupaten/kota yang bersangkutan.
Dalam pertimbangan hukum yang disampaikan oleh Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih, MK menilai bahwa norma Pasal 40 ayat (1) UU Pilkada merupakan alternatif bagi partai politik untuk memenuhi persyaratan pencalonan melalui perolehan minimal 20% kursi DPRD atau 25% dari akumulasi suara sah dalam pemilu anggota DPRD.
Namun, norma Pasal 40 ayat (3) UU 10/2016, yang mempersyaratkan partai politik memiliki kursi di DPRD untuk mengajukan calon, dinyatakan bertentangan dengan UUD 1945.
Keputusan ini bertujuan untuk menjamin hak konstitusional partai politik yang telah memperoleh suara sah dalam pemilu, sekaligus menghormati suara rakyat.
MK menilai bahwa pengaturan ambang batas yang terlalu tinggi bagi partai politik dalam mengusulkan calon kepala daerah tidak adil dibandingkan dengan persyaratan pencalonan melalui jalur perseorangan.
Putusan ini disertai dengan pendapat berbeda (dissenting opinion) dari Hakim Konstitusi M. Guntur Hamzah yang berpendapat bahwa norma yang diuji sudah konstitusional dan Mahkamah seharusnya menolak permohonan tersebut.
Di sisi lain, Hakim Konstitusi Daniel Yusmic P. Foekh mengajukan pendapat berbeda (concurring opinion) dengan pandangan bahwa putusan ini seharusnya bersifat konstitusional bersyarat.
Para Pemohon, termasuk Partai Buruh dan Partai Gelora, sebelumnya mendalilkan bahwa ketentuan dalam Pasal 40 ayat (3) UU Pilkada merugikan hak partai politik yang tidak memiliki kursi di DPRD meskipun telah memperoleh suara sah dalam pemilu.
Putusan MK ini diharapkan dapat menciptakan keadilan dalam sistem pemilu dan menghormati prinsip-prinsip demokrasi dalam pencalonan kepala daerah. ***
Letkol Bayu Sigit Pantau Kesiapan Penutupan TMMD Ke-121 di Masbagik
Letkol Bayu Sigit pantau kesiapan penutupan TMMD Ke-121 di Masbagik. (foto:ong)
LOMBOKINI.com – Komandan Kodim 1615/Lombok Timur, Letkol Inf Bayu Sigit Dwi Untoro, melakukan pengecekan akhir terhadap kesiapan upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-121 di Lapangan Gotong Royong, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur, pada Rabu (21/08/2024).
Dalam kunjungannya, Letkol Inf Bayu Sigit Dwi Untoro menegaskan bahwa semua persiapan untuk upacara penutupan TMMD telah dilakukan dengan cermat.
Ia memeriksa secara detail kesiapan personel, perlengkapan, hingga teknis pelaksanaan untuk memastikan kelancaran acara.
Letkol Inf Bayu Sigit menekankan bahwa TMMD Ke-121 ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah-wilayah yang membutuhkan.
“TMMD adalah bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun desa, sehingga hasilnya diharapkan dapat langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar Letkol Bayu.
Selain memastikan kesiapan upacara, Komandan Kodim juga memberikan arahan kepada personel yang terlibat untuk tetap menjaga semangat dan disiplin tinggi. Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan dan gotong royong dalam setiap kegiatan TMMD.
Upacara penutupan TMMD Ke-121 di Masbagik ini akan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang turut berpartisipasi dalam program tersebut.
Program TMMD ini diharapkan membawa dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan.
Dengan persiapan yang matang, diharapkan upacara penutupan TMMD Ke-121 akan berjalan sukses dan memberikan kesan positif bagi semua pihak yang terlibat. ***
Luthfi-Wahid Resmi Terima B.1-KWK Semua Partai Pengusung, Siap Daftar di KPU Lotim
Bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur 2024, H. M. Syamsul Luthfi - H. Abdul Wahid. (Foto: Lombokini.com)
LOMBOKINI.com – Dokumen Model B.Persetujuan Parpol.KWK (B.1-KWK) dari partai pengusung resmi telah diterima pasangan bakal calon Bupati dan wakil Bupati H. M. Syamsul Luthfi dan H. Abdul Wahid (Luthfi-Wahid), untuk daftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Timur (Lotim), pada Agustus 27-29.
Diketahui, partai pengusung paslon Luthfi-Wahid adalah Partai Perindo 4 kursi, PKB 4 kursi, PDIP 3 kursi, PBB 1 kursi, dan Hanura 1 kursi. Dengan begitu, Luthfi-Wahid telah mengantongi 13 kursi untuk maju Pilkada Lombok Timur 2024.
Bakal calon bupati Lombok Timur, H. M. Syamsul Luthfi mengatakan, pasangan ini siap untuk melakukan pendaftaran di KPU Lombok Timur.
“Alhamdulillah kami sudah menyelesaikan semua proses, tahapan untuk mendapatkan dukungan resmi dari partai politik,” ucap Bakal Calon Bupati Syamsul Luthfi, dikonfirmasi media ini, pada Selasa, 20 Agustus 2024.
Kelengkapan Dokumen Model B.Persetujuan Parpol.KWK disambut antusiasme pendukung partai koalisi serta seluruh tim pemenangan Luthfi-Wahid.
“Kita bersyukur karena Partai Perindo, PKB, PDIP, PBB dan Hanura sudah memberikan kami amanah sehingga pasangan Syamsul Luthfi-Abdul Wahid bisa melanjutkan ke tahapan berikutnya, yaitu mendaftar ke KPU,” jelasnya.
Meski demikian, pasangan Luthfi-Wahid tetap mengharapkan dukungan dari partai lain sebelum pendaftaran dimulai.
“Dukungan-dukungan tersebut akan menjadi satu kekuatan besar untuk melangkah maju penuh optimis akan menang satu putaran Pilkada Lombok Timur 2024,” katanya.
Tim Pemenangan Luthfi-Wahid Syamsuddin mengatakan, selanjutnya akan ada tahapan pembentukan koalisi pasangan calon, yaitu Koalisi Lombok Timur Mandiri, Adil, Jujur, Unggul dan Harmonis (Maju dan Harmonis).
Syamsuddin mengatakan Abdul Wahid sudah mapan berpolitik sehingga menjadi alasan Syamsul Luthfi memilihnya sebagai wakil.
Maka duet Luthfi-Wahid adalah sama-sama politisi yang punya pengalaman di eksekutif maupun legislatif.
“Luthfi memiliki basis elektoral NWDI karena merupakan cucu langsung dari pendiri, yakni Pahlawan Nasional TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.
” Syamsul Luthfi pernah jadi Ketua DPRD Lotim, menjadi Wakil Bupati Lotim dan anggota DPR RI dua periode. Sedangkan calon wakil bupati Abdul Wahid, yang juga anggota DPRD NTB dari PKB ini memiliki basis elektoral Nahdlatul Ulama (NU) dan jaringan bisnis,” katanya. ***