Alasan Dinas Dikbud Mengurangi Gaji Honorer GTT Hingga Pj Bupati Tegaskan Jangan Dikurangi

Kamis, 14 Desember 2023 - 07:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat terbatas di ruang Pj Bupati Lotim, terkait rencana penyesuaian gaji honor GTT lingkup Dinas Dikbud. (foto:istimewa)

Rapat terbatas di ruang Pj Bupati Lotim, terkait rencana penyesuaian gaji honor GTT lingkup Dinas Dikbud. (foto:istimewa)

LOMBOKINI.com – Baru-baru ini, dunia pendidikan dihebohkan dengan rencana penyesuaian gaji Honorer Guru Tidak Tetap (GTT), lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur (Lotim).

Gaji honor GTT, yang biasanya dibiayai oleh APBD Lotim, akan dikurangi sekitar Rp150.000 hingga Rp200.000 per bulan. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan anggaran daerah yang tidak mencukupi.

Menurut Kepala Dinas Dikbud Lotim, Izzuddin, tahun 2023, Dinas Dikbud mengalokasikan Rp.12,271 miliar lebih melalui dana APBD Lotim untuk membayar honor 1.699 GTT dan 1.001 insentif sekolah swasta.

Akan tetapi ada perubahan status (migrasi) sekolah swasta (TK) menjadi sekolah negeri. Sekolah yang dana BOSnya di bawah Rp50 juta juga yang harus dibayarkan.

Baca Juga :  IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud

Terdapat juga penambahan mencapai 642 orang dari jumlah sebelumnya 1.699 GTT. Sehingga jumlah tersebut tidak lagi mencukupi dan terdapat kekurangan sebesar Rp1,2 miliar.

“Itulah yang menjadi alasan dilakukannya rasionalisasi (penyesuaian_red),” jelas Izzuddin, mengutip portal.lomboktimur.go.id, Kamis, 14 Desember 2023.

Namun begitu, sesuai hasil rapat terbatas dengan Pj Bupati, Pj Sekda dan Asisten Bidang Administrasi Umum Pemda Lotim, ia berkomitmen untuk segera menuntaskan pembayaran honor sesuai standar dan jumlah yang telah ditetapkan di awal.

Sebelumnya, Pj Bupati Lotim, HM. Juaini Taofik menekankan bahwa Pemerintah tidak akan mengurangi jumlah honor standar yang seharusnya diterima para GTT tersebut.

Baca Juga :  Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur

“Bukan soal besar kecilnya, tetapi sebagai bentuk penghargaan kepada para GTT yang membantu proses belajar mengajar di sekolah itu, tidak boleh dikurangi,” jelasnya.

Meskipun ditegaskan Pj Bupati untuk dilunasi, gaji jonor GTT akan dibayar hanya tiga Bulan. Dua Bulan yakni Bulan Oktober dan November akan dibayar pada awal tahun 2024.

“Terima dulu honor tiga bulan, tetapi honor yang dua bulan akan kami bayarkan di awal tahun 2024,” pesan Juaini.

Lebih lanjut, Ia pun meminta prosesnya dapat segera dilakukan dan persoalan tersebut dapat dituntaskan, “Semakin cepat semakin baik,”tegas Juaini, dalam rapat terbatas tersebut.**

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Berita Terkait

IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG
Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta
Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga
Baznas Lombok Timur Salurkan Kursi Roda dan Santunan Pengobatan ke Desa Lando

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 18:13 WITA

IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud

Senin, 13 April 2026 - 17:27 WITA

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Sabtu, 11 April 2026 - 14:01 WITA

Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur

Jumat, 10 April 2026 - 20:27 WITA

Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG

Kamis, 9 April 2026 - 14:26 WITA

Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta

Selasa, 7 April 2026 - 15:31 WITA

Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga

Selasa, 7 April 2026 - 13:24 WITA

Baznas Lombok Timur Salurkan Kursi Roda dan Santunan Pengobatan ke Desa Lando

Kamis, 2 April 2026 - 20:36 WITA

Kemiskinan Lombok Timur Turun Signifikan, Capai Target RPJMD 2025-2029

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perdagangan, dan Kepala Bakesbangpoldagri Lombok Timur mendampingi Bupati Haerul Warisin dalam agenda hearing dengan Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (Gempur) di Ruang Rapat Bupati, Senin 13 April 2026.
(Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 13 Apr 2026 - 17:27 WITA